Kab.Bandung – Kepala Desa Cibeureum kecamatan Kertasari,Berkomitmen serius untuk menyelamatkan sumber mata air di Desa Cibeureum, Kabupaten Bandung Sebab, menjaga sumber mata air tersebut sangat penting, mengingat air menjadi kebutuhan vital makhluk hidup.
“Jangan tinggalkan air mata, tapi tinggalkan mata air untuk anak cucu kita,” ungkap Kades Cibeureum Atep R Hidayat pada Implementasi program cijagra sebagai misi strategi implementasi Mandiri, Agamis, Dinamis,dan Edukatif yaitu Cijagra (Cibeureum Jaga Alam Raya) bagaimana pemerintah desa merangkul semua elemen dan sama sama peduli terhadap lingkungan, peduli terhadap ekologis yang ada di desa Cibeureum.dan bagaimana menyusun mata air yang harus diselamatkan dan itu bagian dari program desa bagaimana untuk mempertahankan mata air”ucapnya.Selasa (06/01/2026)
Lanjut Atep program desa akan menanam pohon tegakkan berbagai jenis pohon yang akan ditanam yaitu Kai Damar, Beringin, Alpukat dan ini menjadi bagian saya sebagai kepala desa Cibeureum, untuk menyelesaikan ekologis yang ada di desa Cibeureum ,dan disini tidak elemen masyarakat tetapi melibatkan forum pencinta alam kabupaten Bandung dan mengajak kepada elemen terkait yang peduli terhadap lingkungan dan yang peduli terhadap sumber mata air.”imbuh Atep
Mari kita melaksanakan pola penanaman pohon di wilayah desa Cibeureum yang hari ini terlihat krisis hutan dan ini tidak bisa orang lain, tetapi harus berangkat dari orang yang terlahir dari desa Cibeureum
Pada kesempatan itu, Kades Cibeureum Atep, pun mengajak generasi muda, para pelajar, untuk ikut serta menjaga sumber mata air dan lingkungan.
“Terkait penanganan pohon, Atep berharap, pohon-pohon yang ditanami tersebut dapat tumbuh dan semua bermanfaat untuk menjaga sumber mata air.di desa Cibeureum.
Kades Atep juga meminta upaya -upaya yang dilakukan dalam rangka menyelamatkan sumber mata air di Desa Cibeureum tersebut, bisa ditiru daerah lainnya. Bahkan ke depannya, Desa Cibeureum dapat dicanangkan menjadi salah satu desa yang menjadi percontohan”,terangnya
Kades Cibeureum Atep berpesan, agar masyarakat Desa Cibeureum dapat ikut serta merawat pohon-pohon tersebut. “Setelah ditanami tolong dijaga dirawat nanti saya ke sini lagi, setahun lagi harus tumbuh rindang ”Kita menyiapkan untuk generasi yang akan datang, agar air yang ada senantiasa bisa menghidupi kehidupan kita bersama,” ungkap Atep.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga ketahanan sumber air, mengingat kebutuhan air yang semakin meningkat di zaman sekarang sementara sumber air semakin menipis. Sadyana menambahkan bahwa jika tidak segera bertindak untuk menjaga kelestarian sumber air, akan menjadi masalah besar di kemudian hari.
“Oleh karena itu, kolaborasi ini sangat penting dilakukan sebagai media pengetahuan lingkungan secara masif kepada generasi milenial dan masyarakat yang merupakan konsumen dari sumber mata air itu sendiri,” jelas Atep
Sementara dari pihak masyarakat yang juga diajak dalam penanaman pohon pagi tadi, sangat mendukung dan menyambut baik kegiatan ini.Implementasi Program Cijagra gerakan menanam pohon merupakan kegiatan yang sangat mulia, selain menjaga kelangsungan sumber air juga menyelamatkan lingkungan dari dampak buruk bencana alam seperti tanah longsor dan kekeringan. Menurutnya, kegiatan yang diprakarsai oleh Desa Cibeureum ini secara tidak langsung membantu warga sekitar sumber air untuk merawat dan menjaga kelestarian air di desa Cibeureum”tandasnya
Yans.

Tinggalkan Balasan