Kab. Bandung –InfoNesia.me// Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dadang Hemayana, A.Md, S.I.P melaksanakan kegiatan akhir reses masa sidang II tahun 2026 sebagai bagian dari agenda rutin penyerapan aspirasi masyarakat. Reses tersebut digelar bertempat di Gedung PGRI Banjaran, Kecamatan Banjatan, Kabupaten Bandung.26/02/2026.
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB yang duduk di Komisi B dan mewakili Daerah Pemilihan 7, Dadang Hemayana hadir langsung untuk berdialog dengan para kader PKB, Se- Kecamatan Banjaran.
Kehadiran kader PKB cukup antusias, menandakan besarnya minat masyarakat dalam menyampaikan aspirasi terkait pembangunan serta kebutuhan di lingkungan mereka.
Dalam sambutannya, Dadang Hemayana S.I.P menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan reses tersebut.
Ia menegaskan bahwa momen reses adalah kesempatan penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung keluhan, masukan, serta kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah.
Acara Reses bukan hanya agenda formal, tetapi ruang bagi kami untuk menyerap suara masyarakat. Apa yang disampaikan warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program di DPRD Kabupaten Bandung,” ujarnya di hadapan para peserta.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh suasana kekeluargaan. Kader PKB yang hadir berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat ditindaklanjuti dan diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Kegiatan Reses anggota legislatif Dadang Hemayana ini,menjadi penutup rangkaian agenda yang telah berlangsung beberapa hari terakhir.
Meski reses merupakan hari terakhir, suasana tetap berlangsung hangat dan penuh interaksi sebagaimana biasanya menyerap aspirasi, berdialog dengan konstituen, serta melakukan penampungan masukan dari masyarakat.
Namun, ada yang berbeda pada penutupan reses kali ini. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Haji Cucun Ahmad Syamsurijal sebagai wakil ketua DPP PKB yang juga merupakan Wakil Ketua DPR RI, yang memberikan sambutan khusus kepada para kader dan masyarakat yang hadir walaupun melalui zoom.
Ditambahkan Dadang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas kehadiran warga serta pengorbanan dan pengabdian para kader dalam membesarkan PKB agar semakin bermanfaat bagi masyarakat luas.
Berbeda dari biasanya, acara penutupan reses Dadang Hemayana, kali ini tidak hanya melibatkan masyarakat umum, tetapi juga menghadirkan para kader terbaik PKB dari Kecamatan Banjaran. Momen tersebut dijadikan ajang konsolidasi sekaligus apresiasi bagi kader yang selama ini aktif berjuang dan berkontribusi dalam pergerakan partai di tingkat kecamatan.
Dadang Himayana pun menyebutkan bahwa keterlibatan para kader menjadi salah satu pilar utama dalam memastikan program-program partai tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memperkuat soliditas internal.
Menyapa Masyarakat di Tiga Kecamatan
Sebelumnya, rangkaian kegiatan reses telah berlangsung di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cimaung, Kecamatan Pangalengan, dan Kecamatan Banjaran. Total terdapat empat titik kegiatan yang menjadi lokasi penyampaian aspirasi warga sekaligus sosialisasi berbagai program terkait peran wakil DPR RI.
Dadang Himayana juga mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian berjalan lancar. Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi dorongan kuat bagi dirinya dan PKB untuk terus memperjuangkan kepentingan publik melalui jalur legislatif.
PKB Hadir untuk Kemaslahatan Umat
Pada penutupan kegiatan, Dadang menegaskan kembali bahwa PKB bukanlah partai yang hadir hanya pada momentum politik lima tahunan. Ia menekankan bahwa keberadaan PKB ditujukan untuk hadir di tengah masyarakat setiap saat, “PKB hadir untuk kemaslahatan umat. Kita ingin terus berkembang, terus berjuang, dan memastikan bahwa kontribusi kita benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan reses ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk memperkuat hubungan antara wakil rakyat, kader partai, dan masyarakat, serta menjadi momentum untuk terus meneguhkan komitmen pelayanan politik yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Yans

Tinggalkan Balasan