Bandung Barat | InfoNesia.me // Forum perencanaan pembangunan tingkat kecamatan kembali menjadi panggung strategis penentuan arah kebijakan daerah. Hal itu tercermin dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan pemerintah daerah.

Pelaksana Tugas (PLT) Camat Batujajar, Agus Achmad Setiawan, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan yang bersifat formalitas.
Ia menyebut forum tersebut sebagai ruang strategis untuk menyatukan visi pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten.
Menurutnya, proses perencanaan yang partisipatif merupakan fondasi utama agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Dalam sambutannya, Agus menekankan tema besar Musrenbang tahun ini, yakni penguatan ekonomi dan daya saing daerah dalam rangka pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Tema tersebut selaras dengan arah pembangunan jangka menengah daerah yang menitikberatkan pada enam misi utama:
1.Peningkatan kualitas sumber daya manusia.
2. Penguatan Ekonomi lokal
3. Reformasi tata kelola pemerintahan,
4. Percepatan infrastruktur,
5. Perlindungan lingkungan,
6. Penguatan budaya dan harmonisasi sosial.
Ia menjelaskan bahwa forum Musrenbang harus menghasilkan usulan prioritas yang terukur, bukan sekadar daftar keinginan.
Karena itu, ia mendorong seluruh peserta mulai dari unsur pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, kepala desa, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga perwakilan perempuan untuk menyelaraskan program desa dengan kebutuhan strategis kabupaten.

Secara khusus, terdapat beberapa sektor prioritas yang menjadi sorotan pembahasan.
1. Penguatan SDM melalui penurunan angka stunting, karena kualitas generasi muda menentukan masa depan daerah.
2. Pemulihan ekonomi berbasis masyarakat dengan menggerakkan UMKM lokal serta memperkuat ketahanan pangan.
3. Percepatan digitalisasi pelayanan publik agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, transparan, dan efisien.
Agus juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, melainkan juga partisipasi aktif masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan Musrenbang sebagai wadah aspirasi yang konstruktif sekaligus ruang kolaborasi nyata demi mewujudkan daerah yang maju, unggul, dan merata.
Musrenbang tingkat kecamatan sendiri merupakan tahapan penting dalam sistem perencanaan nasional, karena menjadi jembatan antara kebutuhan warga di akar rumput dengan kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten.
Hasil forum ini nantinya akan dirumuskan sebagai bahan penyusunan RKPD 2027 yang menjadi pedoman arah pembangunan daerah satu tahun ke depan.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi lintas sektor, Musrenbang Batujajar diharapkan mampu melahirkan program prioritas yang bukan hanya realistis, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah kecamatan pun optimistis bahwa melalui perencanaan yang matang dan partisipatif, pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan