Bandung Barat| Infonesia.Me // Lapangan Mekarsari, kompleks Pemkab Bandung Barat (KBB), Sabtu (30/8/2025) pagi berubah menjadi lautan seragam Pramuka.

Ribuan anggota dari berbagai tingkatan, mulai dari PAUD hingga SMA, berkumpul merayakan Hari Pramuka ke-64 yang dipadukan dengan Bulan Bakti Pramuka. Suasana khidmat sekaligus meriah terasa, menandai kebersamaan lintas generasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Barat, Ade Zakir, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pramuka adalah wadah pembentukan karakter sekaligus media edukasi yang mampu menembus berbagai lini kehidupan.

“Perayaan ini bukan sekadar seremonial. Pramuka adalah gerakan nyata untuk membentuk karakter generasi muda dan bisa masuk ke semua bidang,” ujar Ade Zakir, mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

Tak hanya itu, Pemkab Bandung Barat juga berencana menggandeng Pramuka dalam program sosialisasi kebencanaan, khususnya terkait potensi pergerakan Sesar Lembang.

“Dalam waktu dekat kami akan libatkan Pramuka untuk sosialisasi Sesar Lembang. Kita rancang gerakan dari timur ke barat, menyusuri wilayah bersama, agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi potensi bencana. Senin ini akan kita bahas bersama semua pihak,” jelasnya.

Momen Hari Pramuka tahun ini semakin istimewa dengan kehadiran Ahmad Suandi, MG, Pramuka senior asal Kwarran Sindangkerta.

Ia sudah aktif sejak 1945 dan bahkan pernah dilantik langsung oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Kehadirannya menjadi bukti kuat bahwa semangat Pramuka telah mengakar lintas zaman.

“Beliau dilantik langsung oleh Bung Karno pada 1945. Itu bukti bahwa Pramuka dicintai dari generasi ke generasi. Kalau tidak, pasti sudah lama ditinggalkan,” ungkap Ade Zakir penuh rasa hormat.

Selain upacara, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh dan penggiat Pramuka atas dedikasi mereka membesarkan gerakan ini di KBB. Menurut Ade Zakir, penghargaan tersebut adalah wujud apresiasi dan rasa terima kasih atas pengabdian yang telah mereka berikan.

“Kwarnas menekankan pentingnya kita berterima kasih kepada semua komponen yang berjasa. Hari ini banyak tokoh mendapat penghargaan, itu adalah bentuk apresiasi atas kontribusi mereka,” ujarnya.

Ia berharap momentum ini tidak hanya berhenti pada seremoni tahunan, tetapi juga melahirkan program konkret yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, Pramuka harus lebih banyak berkolaborasi. Tidak hanya dalam pendidikan karakter, tapi juga kepedulian sosial hingga kesiapsiagaan bencana,” pungkasnya.

Dengan semangat sejarah yang diwariskan para pendahulu, antusiasme generasi muda, serta visi kolaboratif ke depan, gerakan Pramuka Bandung Barat menegaskan eksistensinya sebagai gerakan yang relevan, berdaya guna, dan penuh manfaat bagi masyarakat.

 

Jurnalis  : An/Red

Editor     : Infonesia.Me