Bandung Barat | InfoNesia.me // Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menyerahkan santunan kepada para ahli waris korban bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
Penyerahan santunan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Setda Lantai 1, Selasa (3/3/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara di tengah musibah yang menimpa warganya.

Dalam sambutannya, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan bahwa bencana tanah longsor yang terjadi pada 24 Januari 2026 menjadi ujian berat bagi masyarakat Desa Pasirlangu.
Masa tanggap darurat yang berlangsung hingga 6 Februari 2026 kemudian dilanjutkan masa transisi sampai 14 Februari 2026, telah dilalui dengan sinergi berbagai pihak.
Berdasarkan data yang disampaikan, bencana tersebut berdampak kepada 51 kepala keluarga atau sebanyak 158 jiwa. Di balik angka-angka tersebut, terdapat kisah duka, kehilangan, dan perjuangan warga untuk kembali menata kehidupan.

“Kehadiran negara di tengah musibah seperti ini memberi kekuatan bagi masyarakat. Ada kepedulian yang nyata dan komitmen untuk terus mendampingi hingga masyarakat benar-benar pulih,” ujar Bupati.
Penanganan bencana dilakukan secara terpadu sejak hari pertama kejadian. Kementerian Sosial RI bersama Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat mendirikan dapur umum lapangan dengan dukungan Bekangdam III/Siliwangi, Brimob Polda Jawa Barat, BPBD Jawa Barat, serta unsur Marinir.
Selain itu, layanan dukungan psikososial juga terus diberikan bagi para korban untuk membantu pemulihan trauma.

Santunan dari Kementerian Sosial RI telah disalurkan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada 6 Februari 2026 kepada 21 korban, serta tahap kedua kepada 59 korban.
Bantuan permakanan dan berbagai perlengkapan tanggap darurat lainnya turut disalurkan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Sosial Republik Indonesia, Direktorat PSKB Kemensos RI, BBPPKS Bandung, serta Sentra Wyata Guna yang telah mendampingi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sejak masa tanggap darurat hingga saat ini.
Acara penyerahan santunan turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, pejabat di lingkungan Kementerian Sosial RI, Camat Cisarua, Kepala Desa Pasirlangu, Ketua BPD Desa Pasirlangu, serta para ahli waris korban.
Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, momentum penyerahan santunan tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga penguat solidaritas sosial antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan, termasuk langkah-langkah mitigasi guna meminimalisasi risiko bencana serupa di masa mendatang.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan