INFONESIA.ME – Bulan Ramadan menjadi kesempatan emas bagi UKM untuk meningkatkan pendapatan, dengan permintaan konsumen yang meningkat tajam. Untuk mendapatkan manfaat dari momentum ini, UKM harus segera merancang strategi pemasaran yang tepat. Survei memperlihatkan bahwa selagi Ramadan, pengeluaran konsumen Indonesia dapat meningkat antara 25 mencapai 50%, dengan beberapa di antaranya bahkan melebihi 50%.

Pemasaran virtual memainkan peran penting dalam meningkatkan visibilitas dan engagement selagi Ramadan. UKM bisa mendapatkan manfaat dari berbagai platform virtual seperti media sosial dan e mail advertising and marketing untuk menjangkau pelanggan lebih luas. Konten yang relevan dengan tema Ramadan, seperti guidelines hemat belanja atau ide hampers Lebaran, bisa mendongkrak interaksi dengan audiens.

Penawaran promosi dan diskon khusus selagi Ramadan juga bisa menjadi daya tarik utama bagi konsumen. Diskon, bundling produk, atau program loyalitas seperti poin praise bisa membantu meningkatkan penjualan dan menjaga loyalitas pelanggan. Strategi ini sepertinya tidak hanya efektif dalam meningkatkan penjualan, namun juga memperkuat hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Untuk memberi dukungan operasional bisnis yang semakin padat selagi Ramadan, UKM dapat mendapatkan manfaat dari freelancer untuk berbagai kebutuhan, seperti desain grafis, pemasaran virtual, dan layanan pelanggan. Memakai freelancer memberi fleksibilitas biaya dan mengurangi beban kerja, memungkinkan UKM untuk lebih fokus pada pengembangan bisnis di bulan yang penuh peluang ini.

Sumber : VRITIMES



Source link