Kab .Bandung – InfoNesia.me// Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) bidang kesehatan yang digelar Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Dadang Hemayana, A.Md., S.I.P., di Gor Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. mendapat perhatian dan dukungan dari unsur terkait penanggulangan masalah kesehatan daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota Kelompok Kerja (Pokja) 4 Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bandung, Neng Suryani, yang turut menyaksikan sekaligus mendukung upaya penyebaran informasi terkait kebijakan kesehatan kepada masyarakat.
Kehadiran Neng Suryani dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi kuat antara lembaga legislatif dan tim pelaksana teknis daerah dalam upaya bersama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Banjaran. Sebagai anggota Pokja 4 yang membidangi sosialisasi, komunikasi, dan perubahan perilaku, kehadirannya sekaligus menjadi momen strategis untuk menyamakan persepsi antara kebijakan yang disusun wakil rakyat dengan pelaksanaan program di lapangan.
Dalam sambutannya, Neng Suryani menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dewan bapak Dadang Hemayana yang secara khusus mengangkat tema kesehatan dalam sosialisasi kali ini. Menurutnya, langkah ini sangat sejalan dengan tugas Pokja 4 yang fokus menyebarluaskan informasi kesehatan, mengubah pola pikir, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat serta pencegahan stunting.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar Bapak Dadang Hemayana ini. Sosialisasi peraturan daerah ini sangat penting agar masyarakat tahu hak dan kewajibannya, sekaligus memahami program-program kesehatan yang telah disiapkan pemerintah. Ini sangat mendukung kerja kami di Pokja 4, di mana edukasi dan perubahan perilaku masyarakat adalah kunci utama keberhasilan penurunan angka stunting dan perbaikan kualitas kesehatan secara menyeluruh,” ujar Neng Suryani di lokasi acara.
Ia juga menambahkan, kolaborasi antara wakil rakyat dan berbagai elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar kebijakan yang sudah dibuat dapat berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya langsung oleh warga. Sosper ini menjadi jembatan vital agar aturan yang ada tidak hanya tertulis di atas kertas, tapi hidup dan dipahami oleh setiap lapisan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Neng Suryani juga turut mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan warga terkait pelayanan kesehatan, mulai dari ketersediaan fasilitas, hingga peran Posyandu. Ia mencatat berbagai masukan tersebut sebagai bahan evaluasi dan masukan bagi tim teknis di lingkungan pemerintah daerah untuk perbaikan layanan ke depan.
“Saya melihat antusiasme warga Desa Banjaran sangat tinggi. Banyak aspirasi yang disampaikan, dan ini akan menjadi catatan penting bagi kami. Kami berharap, dengan pemahaman aturan yang semakin baik, partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan semakin meningkat, sehingga target Kabupaten Bandung yang sehat dan bebas dari masalah gizi buruk serta stunting dapat segera terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Dadang Hemayana menyambut baik kehadiran Neng Suryani dan menganggap sinergi ini sangat penting. Menurutnya, dukungan dari unsur Pokja 4 memberikan kekuatan tambahan agar materi sosialisasi yang disampaikan semakin lengkap, baik dari sisi aturan hukum maupun sisi penerapan teknis program kesehatan di masyarakat.
“Kehadiran Ibu Neng Suryani menambah semangat kami. Ini membuktikan bahwa upaya memperbaiki kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama, antara wakil rakyat, pemerintah, dan seluruh elemen pendukungnya. Semoga kerja sama ini terus berlanjut demi kesejahteraan warga Banjaran,” tukasnya Dadang Hemayana.
Yans.

Tinggalkan Balasan