Kab. Bandung -InfoNesia.me//  Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Bandung Raya, khususnya Kecamatan Dayeuhkolot dan sekitarnya selama beberpa hari, mengakibatkan sejumlah wilayah dilanda banjir.

Namun, di tengah kondisi tersebut, terdapat perubahan yang cukup mencolok di salah beberapa titik yang selama ini dikenal sebagai kawasan langganan banjir, yakni di depan PT Metro Garment,Ria Busana wilayah Kecamatan Dayeuhkolot.

Pantauan awak media, meski hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut, kondisi jalan di depan PT Metro Garment , Ria Busa terpantau tidak mengalami genangan maupun limpasan air seperti yang biasanya terjadi ketika hujan deras turun.

Untuk memastikan kondisi tersebut, awak media mencoba menelusuri dan meminta keterangan sejumlah warga setempat pada jumat malam (29/10/2026). Mereka membenarkan adanya perubahan kondisi di kawasan tersebut.

Menurut warga, biasanya ketika hujan deras turun, air kerap meluap hingga ke badan jalan sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat kesulitan melintas.

Saat ditanya mengenai kemungkinan penyebab berkurangnya genangan, warga mengungkapkan bahwa mereka sering melihat sejumlah orang melakukan pembersihan saluran – saluran air disini. Bukan hanya mengangkat sampah mereka juga melakukan angkat endapan lumpur dari selokan, hingga ke bagian gorong-gorong dan kolong jembatan.

Sering terlihat ada banyak orang yang sering mengangkat sampah dan membersihkan selokan. Hampir seminggu dua kali mereka melakukan pembersihan, bahkan sampai masuk ke gorong-gorong jembatan. Selain sampah, lumpur atau endapan di saluran juga diangkat. Kalau tidak salah, mereka itu dari Tim Pentahelix,” ungkap salah seorang warga.

Sementara itu, Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, H.Tri Rahmanto, menyampaikan rasa syukurnya atas perubahan kondisi di sejumlah titik yang sebelumnya kerap menjadi langganan banjir.

“Alhamdulillah, setelah tim Pentahelix penanganan banjir Dayeuhkolot bergerak, beberapa titik yang biasanya menjadi langganan banjir kini mulai berkurang genangannya. Seperti di depan Ria Busana dan PT Metro Garment, sudah terlihat perubahan yang cukup signifikan,” ujar Tri Rahmanto saat di temui awak media di Citeureup pada Sabtu (31/10/2026).

Ia pun menjelaskan, upaya penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Diperlukan kepedulian dan keterlibatan bersama, terutama dalam menjaga kebersihan saluran air, mengangkat sampah, serta membersihkan sedimentasi yang dapat menghambat kelancaran aliran air.

Oleh karena itu, H Tri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program Pentahelix dalam penanganan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot.

“Mari kita bersama-sama bahu-membahu dan berpartisipasi dalam program Pentahelix penanganan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot. Semoga apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah jariyah yang kelak menjadi bekal bagi kehidupan kita di akhirat,” pungkasnya.

Sementara itu,Sekretaris Pentahelix Dayeuhkolot Kang Deni menambahkan bahwa Perubahan kondisi di depan PT Metro Garment,Ria Busana menjadi salah satu gambaran bahwa upaya pemeliharaan saluran air, pengangkatan sampah, dan pembersihan sedimentasi secara rutin dapat memberikan dampak positif.

“Meski demikian, penanganan banjir membutuhkan konsistensi dan partisipasi seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Dayeuhkolot” tambahnya kang Deni

 

Yans.