Bandung Barat | InfoNesia.me // Turnamen Sepak Bola Remako Pasirlanggu Cup 2026 antar-RW resmi berakhir dengan pertandingan final yang berlangsung penuh semangat di Lapangan Sepak Bola Pasirlanggu, Desa Pasirlanggu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (26/7/2026).
Laga puncak mempertemukan RW 07 melawan RW 12. Kedua tim menampilkan permainan yang menarik dan saling menyerang hingga pertandingan harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Dalam momen yang menegangkan tersebut, RW 07 berhasil mengunci kemenangan dengan skor 3-2 melalui adu penalti, sekaligus memastikan diri sebagai Juara Pasirlanggu Cup 2026.

Adapun hasil akhir turnamen adalah sebagai berikut:
Juara 1: RW 07
Juara 2: RW 12
Juara 3: RW 11
Juara 4: RW 01
Turnamen sepak bola kategori Remako (usia 40 tahun ke atas) ini diikuti oleh perwakilan dari 11 RW di Desa Pasirlanggu. Dari total 13 RW yang ada, hanya RW 06 dan RW 09 yang tidak mengikuti kompetisi karena tidak memiliki peserta yang memenuhi syarat.
Kepala Desa Pasirlanggu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi bentuk rasa syukur sekaligus hiburan bagi masyarakat setelah Desa Pasirlanggu mengalami musibah banjir dan longsor dalam beberapa bulan terakhir.

“Kompetisi ini kami selenggarakan sebagai bentuk rasa syukur dan hiburan bagi masyarakat setelah kurang lebih enam bulan ke belakang Desa Pasirlanggu menghadapi bencana banjir dan longsor. Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul kembali dalam suasana penuh kebersamaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tema yang diusung pada turnamen tahun ini adalah “Kebangkitan Bersama”, sebagai simbol bangkitnya semangat masyarakat untuk membangun kembali solidaritas dan kebersamaan pascabencana.
Menurutnya, turnamen ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga melalui olahraga sepak bola yang sejak dahulu menjadi sarana berkumpul dan memperkuat persaudaraan di Desa Pasirlanggu.

“Harapan kami, setelah peringatan HUT Kemerdekaan RI nanti kegiatan seperti ini terus bergulir dari satu RW ke RW lainnya. Yang terpenting adalah menjaga silaturahmi, persatuan, dan kebersamaan masyarakat,” katanya.
Nur Awaludin berharap, sebelum masa jabatannya berakhir pada 2027, Lapangan Sepak Bola Pasirlanggu kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat seperti masa lalu, tempat warga berkumpul, berolahraga, dan mempererat persaudaraan.
“Semoga di akhir masa jabatan saya nanti, lapangan ini kembali menjadi pusat keramaian masyarakat seperti dulu. Tempat berkumpul, tempat mempererat persaudaraan, dan tempat lahirnya semangat kebersamaan warga Desa Pasirlanggu,” tutupnya.

Turnamen Pasirlanggu Cup 2026 pun ditutup dengan penyerahan trofi kepada para juara yang disambut antusias oleh masyarakat. Suasana penuh kegembiraan dan sportivitas menjadi penanda bahwa olahraga mampu menjadi perekat persatuan sekaligus membangkitkan optimisme masyarakat dalam menata masa depan desa.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan