BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME // Bursa perebutan kursi Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi memanas. Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI KBB 2026 kini memasuki fase krusial setelah tahapan pengembalian formulir bakal calon resmi ditutup pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.
Dari tiga nama yang sebelumnya mengambil formulir pendaftaran, hanya dua kandidat yang akhirnya resmi mengembalikan berkas pencalonan.
Mereka adalah Tobias Ginanjar Sayidina dan Brigjen Purn TNI DR Arief Prayitno. Sementara satu nama lainnya, Ilyas, dipastikan tidak melanjutkan langkahnya hingga tahap pengembalian formulir.

Dengan situasi tersebut, pertarungan menuju kursi orang nomor satu di KONI KBB dipastikan berlangsung head to head dan diprediksi menjadi salah satu Musorkab paling sengit dalam beberapa tahun terakhir.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI KBB, Cecep Ahmad Sudrajat, menjelaskan bahwa seluruh dokumen yang telah masuk akan segera menjalani proses verifikasi dan validasi oleh panitia.
“Berkas kedua bakal calon akan diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan seluruh syarat administrasi dan dukungan terpenuhi sebelum ditetapkan sebagai calon resmi,” ujar Cecep kepada awak media, Sabtu (9/5/2026).
Ia menegaskan, setiap kandidat wajib memenuhi sejumlah persyaratan penting, mulai dari curriculum vitae, visi dan misi, hingga dukungan minimal dari 10 cabang olahraga (cabor) yang kepengurusannya masih aktif dan memiliki SK yang berlaku.
Menurut Cecep, apabila terdapat dukungan dari cabor yang masa kepengurusannya sudah habis atau tidak aktif, maka dukungan tersebut tidak dapat dihitung sebagai suara sah dalam Musorkab. Cabor yang tidak aktif nantinya hanya diperbolehkan hadir sebagai peninjau tanpa hak suara.

“Kalau ada berkas yang belum lengkap tentu harus diperbaiki. Sedangkan cabor yang kepengurusannya tidak aktif tidak memiliki hak suara dalam Musorkab,” tegasnya.
Tahapan verifikasi dan validasi dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026. Selanjutnya, penetapan bakal calon menjadi calon resmi akan dilakukan pada Selasa, 12 Mei 2026.
Musorkab KONI KBB sendiri rencananya akan digelar pada 21 Mei 2026 di BPPMP Jawa Barat, Batujajar.
Menariknya, peta dukungan sementara mulai terlihat cukup mencolok. Berdasarkan data panitia penjaringan, Tobias Ginanjar Sayidina dikabarkan telah mengantongi dukungan dari 46 cabang olahraga. Sementara Brigjen Purn TNI DR Arief Prayitno memperoleh dukungan dari 12 cabor.
Dari total 66 cabang olahraga yang tercatat di KONI KBB, sekitar 8 cabor diketahui masa kepengurusannya telah habis. Dengan demikian, saat ini hanya sekitar 58 cabor yang dinyatakan aktif dan berpotensi memiliki hak suara sah dalam Musorkab.
“Secara keseluruhan ada 64 cabor yang menentukan sikap. Dua cabor memilih abstain dan tidak memberikan dukungan kepada siapa pun,” ungkap Cecep.
Meski demikian, panitia masih membuka ruang bagi cabor yang masa kepengurusannya habis untuk kembali mengaktifkan organisasinya sebelum hari pelaksanaan Musorkab, baik melalui muscab maupun proses perpanjangan kepengurusan.
Namun apabila hingga hari H pelaksanaan Musorkab cabor tersebut belum dapat menunjukkan SK kepengurusan aktif, maka otomatis tidak diperkenankan memberikan suara.
Kini perhatian insan olahraga Bandung Barat tertuju pada duel dua figur besar tersebut. Tobias yang unggul telak dalam dukungan awal dipandang memiliki kekuatan akar organisasi yang solid.
Di sisi lain, Brigjen Purn TNI DR Arief Prayitno hadir membawa pengalaman dan nama besar yang siap memberi kejutan dalam pertarungan politik olahraga KONI KBB 2026.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan