KAB.BANDUNG – Bupati Bandung, Dr H.M  Dadang Supriatna (KDS) mengajak masyarakat memperkuat doa, rasa syukur, dan introspeksi diri sebagai ikhtiar bersama dalam menjaga keselamatan serta mendorong kemaslahatan Kabupaten Bandung.

Ajakan tersebut disampaikan KDS saat menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama untuk keselamatan dan kemaslahatan Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Al-Munawwaroh Sapan, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Sabtu (24/10/2026).

KDS menyampaikan rasa syukur atas nikmat iman, Islam, dan kesehatan yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, kegiatan doa bersama menjadi momentum untuk memohon perlindungan dan keberkahan bagi Kabupaten Bandung sekaligus memperkuat kesadaran bahwa setiap ikhtiar perlu disertai doa dan ketawakalan kepada Allah SWT.

“Melalui doa bersama ini, mudah-mudahan kita semua senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT, dan Kabupaten Bandung diberikan keselamatan, keberkahan, serta kemaslahatan bagi seluruh masyarakatnya,” ujar KDS.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Pondok Pesantren Al-Munawwaroh Sapan, para kiai, ulama, ustaz, ustazah, santri, serta seluruh jemaah yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut KDS, dukungan dan doa masyarakat merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Ia berharap ketulusan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendapat balasan kebaikan dan keberkahan dari Allah SWT.

Dalam kesempatan itu, KDS mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan tidak terlepas dari kesalahan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah menghakimi orang lain, melainkan terlebih dahulu melakukan introspeksi terhadap diri sendiri.

“Jangan hanya melihat kekurangan orang lain. Mari kita introspeksi diri terlebih dahulu, apakah kita sudah menjadi pribadi yang baik dan menjalankan amanah sesuai dengan tugas serta tanggung jawab masing-masing,” tuturnya.

KDS menegaskan bahwa jabatan dan kepercayaan yang diberikan masyarakat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan istiqamah. Ia pun mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta menjalankan peran masing-masing demi kepentingan bersama.

Sebagai Bupati Bandung, KDS menyatakan komitmennya untuk terus mengayomi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. Ia menyadari bahwa dalam menjalankan kepemimpinan tentu terdapat kekurangan, sehingga keterbukaan terhadap kritik dan masukan menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

“Saya memohon maaf apabila selama memimpin Kabupaten Bandung terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Mudah-mudahan kita semua senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keistiqamahan dalam menjalankan amanah,” ungkapnya.

KDS juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mendoakan para pemimpin agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan fungsi masing-masing, serta tetap berpegang pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan.

Melalui kegiatan istighosah dan doa bersama ini, diharapkan terbangun ikhtiar spiritual dan kebersamaan yang semakin kuat antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan.

 

 

Yans.