Kab.Bandung – InfoNesia.me// Kepedulian tinggi dan semangat gotong royong, kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga Rw 17 kampung Cijagra melalui serangkaian kegiatan “Bakti Mulya” pembenahan lingkungan yang dilakukan secara mandiri.
Puncaknya, pada hari ini gerak cepat bersama warga melaksanakan pengecoran Jembatan dikampung Cijagra Rw 17 Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojong soang, Kabupaten Bandung, yang kondisinya sempat rusak dan berlubang.

Ketua Rw 17 Ibu Sumiati atau yang akrab di sapa Mbak Sum menjelaskan, bahwa perbaikan jembatan sepanjang 12 meter dengan lebar 1,5 meter ini merupakan prioritas utama demi kelancaran perekonomian masyarakat dan keamanan pengguna jalan baik roda dua ataupun roda tiga.
Jembatan ini merupakan akses krusial, tidak hanya bagi warga Cijagra Rw 17, tetapi juga bagi warga luar karena lokasinya yang merupakan jalan perlintasan menuju area lain.
Menariknya, seluruh anggaran pembangunan ini tidak mengandalkan bantuan Pemerintah, melainkan murni dari swadaya masyarakat. Dana dikumpulkan melalui iuran rutin bulanan yang disebut uang “Umpi” sebesar Rp5.000 per rumah. “Ini adalah bentuk kepedulian warga. Walaupun secara teknis ini berada di area rel, warga tetap berinisiatif memperbaiki demi kenyamanan bersama,” ujar Mbak Sum pada awak media ketika ditemui dilokasi, pada Sabtu (09/05/2026).
Lebih lanjut ,mbak Sum juga mengatakan , pengecoran jembatan ini merupakan bagian dari agenda besar penataan lingkungan pada tahun 2026 yang dilaksanakan pada bulan Mei ini.
Sebelumnya, mbak Sum bersama warga telah sukses melaksanakan berbagai kegiatan termasuk pengecatan jalan dari wilayah RT 01 hingga RT 06 dan pembangunan Gapura di wilayah RT 06, RT 03, dan RT 02 serta akan dilanjutkan pembangunan gapura di RT 04 pada minggu mendatang,” tambahnya.

Mbak Sum berharap, dengan diperbaikinya Jembatan Cijagra Sungai Citarum ini, mobilitas warga menjadi lebih lancar perekonomian masyarakat dan aman.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana kecil yang dilakukan secara konsisten dan transparan dapat memberikan dampak besar bagi pembangunan infrastruktur lokal,” ujarnya.
Sinergivitas yang dibangun oleh pemimpin diwilayah Rw 17 ini, merupakan sebuah bentuk kolaborasi aktif di dalam infrastruktur pembangunan wilayah.
Dengan keterlibatan masyarakat langsung serta adanya pengawalan dari Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa desa, ini sebagai wujud kebersamaan dalam membangun di lingkungan, khususnya untuk lingkungan Rw 17 cijagra yang ada di Desa Bojongsoang.” pungkasnya.
Jurnalis. : Yans.
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan