Bandung Barat | InfoNesia.me // Pemerintah Kecamatan Ngamprah menggelar Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) tingkat kecamatan sebagai langkah awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Ngamprah, Kamis (12/2/2025), dengan dihadiri para kepala desa, operator desa, serta narasumber dari pemerintah daerah.

Camat Ngamprah Agnes Virganty, Kepala Desa Mekar sari Kisno Hadi, Kepala Bidang Bapelitbangda KBB Imam

Camat Ngamprah, Agnes Virganty, menyampaikan bahwa forum pra-musrenbang ini menjadi tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan, khususnya untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dari tingkat desa.

Ia mengapresiasi kehadiran perwakilan 11 desa yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan perencanaan pembangunan partisipatif.

Menurut Agnes, tema pembangunan RKPD 2027 menitikberatkan pada penguatan ekonomi dan daya saing daerah untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, setiap usulan yang disampaikan desa diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bandung Barat.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan akan digelar pada 18–27 Februari mendatang di masing-masing wilayah kecamatan.

Forum tersebut merupakan amanat undang-undang sekaligus bagian penting dari siklus perencanaan pembangunan nasional dan daerah, yang bertujuan memastikan setiap program pemerintah berangkat dari kebutuhan masyarakat di akar rumput.

“Melalui tahapan ini, aspirasi warga yang disampaikan melalui desa maupun kelompok masyarakat akan menjadi dasar bagi perangkat daerah dalam merumuskan program kerja tahun 2027. Kami berharap usulan yang diajukan dapat terealisasi sesuai harapan masyarakat,” ujar Agnes.

Sementara itu, Kepala Bidang Bapelitbangda Kabupaten Bandung Barat, Imam, menambahkan bahwa seluruh usulan desa akan dimusyawarahkan kembali di tingkat desa sebelum diinput secara resmi setelah penandatanganan berita acara.

Ia menegaskan bahwa setiap kecamatan akan menetapkan prioritas pembangunan berdasarkan kebutuhan paling mendesak.

Prioritas tersebut, lanjutnya, dapat mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan desa, penguatan sektor pertanian dan peternakan, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Penentuan skala prioritas dilakukan melalui musyawarah bersama warga agar hasilnya benar-benar merepresentasikan kebutuhan masyarakat.

Dengan digelarnya Pra-Musrenbang ini, Pemerintah Kecamatan Ngamprah berharap proses perencanaan pembangunan daerah semakin transparan, partisipatif, dan tepat sasaran.

Forum tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam merancang pembangunan berkelanjutan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Bandung Barat.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me