BANDUNG BARAT | InfoNesia.me // Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan Sentral Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kampus Mandiri-KBB. Melalui organisasi mahasiswa (Ormawa), mahasiswa menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan bantuan minyak goreng kepada para pengemudi ojek online (ojol) di sekitar lingkungan kampus.
Kegiatan bertajuk “Tabur Kebaikan, Berbagi Rezeki” tersebut dilaksanakan pada Minggu, 6 September 2026, di depan SALUT Kampus Mandiri-KBB, Jalan Haji Gofur Nomor 2, Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
Bantuan yang diberikan berupa minyak goreng sebanyak satu liter kepada para ojol yang berada di sekitar lokasi kegiatan. Bantuan tersebut dihimpun dari kepedulian dan kontribusi para mahasiswa yang tergabung dalam Ormawa SALUT Kampus Mandiri Bandung Barat.
Ketua Ormawa SALUT Kampus Mandiri Bandung Barat, Deden Supriatna, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya para ojol yang setiap hari bekerja di lapangan.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan bakti sosial. Kami memberikan minyak goreng satu liter kepada para ojol. Bantuan ini merupakan hasil dari kontribusi teman-teman mahasiswa yang kami kumpulkan melalui Ormawa,” ujarnya.
Menurut Deden, kegiatan sosial tersebut tidak berhenti pada pembagian bantuan kali ini. Ormawa SALUT Kampus Mandiri berencana mengembangkan kegiatan sosial secara berkelanjutan apabila ke depan mendapatkan dukungan maupun bantuan dari berbagai pihak.

Sasarannya pun tidak hanya para pengemudi ojol. Bantuan nantinya diharapkan dapat menyentuh masyarakat kurang mampu, anak-anak sekolah hingga warga yang membutuhkan bantuan di pelosok daerah.
“Ke depannya, kalau Ormawa semakin berkembang dan mendapatkan dukungan, kami ingin menyalurkan bantuan kembali, baik kepada ojol maupun masyarakat yang lebih membutuhkan. Kami juga berharap bisa turun langsung ke pelosok melalui kegiatan sosial mahasiswa,” kata Deden.
Ia menambahkan, sejumlah program sosial juga tengah menjadi perhatian Ormawa, di antaranya bantuan perlengkapan sekolah seperti buku hingga program bedah rumah sederhana, tentunya disesuaikan dengan kemampuan dana yang terkumpul dari mahasiswa maupun dukungan pihak lain.
Deden menegaskan, kegiatan bakti sosial yang dilakukan Ormawa SALUT Kampus Mandiri merupakan kegiatan sosial yang berdiri secara mandiri dan tidak membawa kepentingan politik.
“Ini murni kegiatan sosial Ormawa dan berasal dari mahasiswa. Kami memberikan bantuan sesuai kemampuan kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tegasnya.
Untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan, pihak Ormawa juga membuka ruang informasi melalui lingkungan setempat. Jika terdapat warga yang benar-benar membutuhkan dan mendapatkan laporan dari RT/RW, bantuan akan diupayakan sesuai kemampuan.

SALUT Kampus Mandiri Terus Dorong Pendidikan
Sementara itu, Ketua SALUT Kampus Mandiri-KBB, Imam Mustofa, SE, menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari program kepedulian yang telah dilakukan sejak tahun sebelumnya.
Menurut Imam, SALUT Kampus Mandiri saat ini memiliki sekitar 300 mahasiswa aktif. Setiap semester jumlah mahasiswa terus mengalami perubahan seiring adanya mahasiswa baru maupun mahasiswa yang menyelesaikan pendidikannya dan menjadi alumni.
Imam mengungkapkan dirinya telah berkecimpung dalam pengelolaan mahasiswa Universitas Terbuka sejak sekitar tahun 2000. Seiring perkembangan Universitas Terbuka, wadah layanan mahasiswa yang sebelumnya dikenal sebagai kelompok belajar kemudian berkembang menjadi Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT).
Berbagai program studi tersedia bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, di antaranya manajemen, akuntansi, ilmu hukum, ilmu komunikasi, ilmu pemerintahan hingga Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Ia pun mengajak masyarakat Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya yang ingin melanjutkan pendidikan untuk memanfaatkan layanan SALUT Kampus Mandiri.
“Masyarakat Bandung Barat dan sekitarnya yang ingin menjadi mahasiswa baru Universitas Terbuka bisa mendaftar melalui SALUT Kampus Mandiri di Jalan Haji Gofur Nomor 2, Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat,” ungkap Imam.
Dari sisi biaya, lanjutnya, sistem pendidikan Universitas Terbuka dinilai fleksibel dan dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin kuliah sambil bekerja.
Biaya pendaftaran mahasiswa baru disebut mulai dari Rp100 ribu, sementara biaya kuliah disesuaikan dengan program studi yang dipilih. Sebagai contoh, untuk program studi manajemen, biaya kuliah sekitar Rp1,3 juta, di luar biaya pengiriman modul yang menyesuaikan alamat dan berat modul.
Sistem pembelajaran juga dirancang fleksibel. Mahasiswa dapat mengikuti tutorial tatap muka maupun tutorial secara daring. Kondisi tersebut memungkinkan mahasiswa yang bekerja tetap dapat menjalankan aktivitas perkuliahan dari rumah, tempat kerja maupun mengikuti kegiatan belajar bersama di SALUT.

Untuk program sarjana (S1), masa studi umumnya dapat ditempuh sekitar delapan semester atau empat tahun bagi mahasiswa yang masuk dari jenjang SMA.
Sementara mahasiswa yang sebelumnya pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi lain maupun lulusan D1/D3 dapat mengajukan pengakuan kredit terhadap mata kuliah yang telah ditempuh sesuai ketentuan.
Adapun pelaksanaan wisuda Universitas Terbuka dapat diikuti melalui pilihan lokasi yang disediakan, termasuk di pusat Universitas Terbuka di Pondok Cabe maupun pelaksanaan di wilayah Bandung sesuai jadwal yang ditetapkan.
Melalui kombinasi antara pendidikan dan kepedulian sosial, SALUT Kampus Mandiri-KBB berharap keberadaan kampus layanan tersebut tidak hanya menjadi tempat masyarakat menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Aksi berbagi minyak goreng kepada para ojol pun menjadi salah satu langkah sederhana untuk menumbuhkan semangat kepedulian mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat.
Pendaftaran Mahasiswa Baru Dibuka 5 Oktober hingga Desember
Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. SALUT Kampus Mandiri-KBB membuka pendaftaran mahasiswa baru mulai 5 Oktober hingga Desember 2026.
Pendaftaran tersebut terbuka bagi lulusan SMA/sederajat maupun mahasiswa pindahan yang ingin melanjutkan pendidikan melalui Universitas Terbuka.
Bagi mahasiswa atau lulusan perguruan tinggi sebelumnya, tersedia jalur Ahli Kredit/RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) sesuai ketentuan yang berlaku.
Mata kuliah atau pengalaman pembelajaran yang memenuhi persyaratan dapat diajukan untuk mendapatkan pengakuan kredit.
Imam Mustofa menjelaskan, Universitas Terbuka menawarkan berbagai pilihan program studi, di antaranya Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pemerintahan, PGSD, serta berbagai program lainnya.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran mahasiswa baru, program studi, biaya kuliah maupun jalur Ahli Kredit/RPL, dapat datang langsung ke:
SALUT Kampus Mandiri-KBB
Jl. Haji Gofur No. 2, Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat
Patokan: belakang Balai Desa Gadobangkong.
Melalui program pendidikan dan kegiatan sosial yang berjalan beriringan, SALUT Kampus Mandiri-KBB berharap kehadirannya dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Bandung Barat, baik dalam membuka kesempatan memperoleh pendidikan tinggi maupun menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan