Kab.Bandung – Infonesia.me// Di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari masyarakat Palasari, Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, ” Suasana kegembiraan dan rasa syukur terpancar jelas dari wajah setiap warga yang berkumpul di palasari. pada pagi hari ini. Warga dari palasari Rukun Warga (Rw) dan Rukun Tetangga (Rt) menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Bandung melalui DLH,Lurah Pasawahan serta tokoh masyarakat Bapak Tri Rahmanto atas pelaksanaan program inovatif bernama “Gercep Sampah Langsung Tarik” yang telah berlokasi wilayah mereka.

“Sebelum adanya program ini, kita benar-benar terbebani dengan masalah sampah,” ujar Ketua Rw Suherman. Menurutnya, sebelumnya sampah rumah tangga seringkali menumpuk di pinggir jalan atau di belakang rumah karena tidak ada sarana bak penampungan sampah sementara “Kita pernah mengalami masalah banjir karena saluran drainase tersumbat sampah,” tambahnya dengan nada yang penuh kesadaran akan perubahan yang terjadi.

Program “Gercep Sampah Langsung Tarik” yang diluncurkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung ,pada awal tahun bekerja dengan sistem penjemputan sampah secara langsung di palasari sesuai jadwal yang telah ditentukan. di hari Sabtu, armada truk pengangkut sampah dengan trek yang telah diatur, sehingga warga tidak perlu lagi repot.

Kepala Kelurahan Pasawahan, Bapak Gandung Audi menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama erat dengan Pemkab Bandung dalam sosialisasi dan pelaksanaan program ini sejak tahap perencanaan. “Kita melakukan rapat dengan setiap RW dan RT untuk memastikan semua warga mengetahui jadwal penjemputan sampah yang benar menjadi sampah organik dan anorganik,” ujarnya.

Tak hanya memberikan kemudahan dalam pengelolaan sampah rumah tangga, program ini juga telah memberikan manfaat bagi warga masyarakat.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Bapak Budi, menyampaikan bahwa respon positif dari masyarakat Palasari menjadi motivasi untuk memperluas program ini ke desa dan kelurahan lain di Kabupaten Bandung. “Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan pengelolaan sampah karena menyadari bahwa kebersihan lingkungan adalah kunci bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bandung untuk mencapai target pengurangan sampah hingga 30% pada akhir tahun ini, sesuai dengan program nasional pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Kita berharap program ini tidak hanya berjalan terus, tetapi juga dapat diperbaiki dan diperluas sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutup Bapak Budi dengan harapan yang tinggi. Warga Palasari pun bersatu suara menyampaikan bahwa mereka siap terus mendukung semua program Pemkab Bandung yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kebersihan lingkungan di wilayah mereka.

 

 

 

Yans.