[ad_1]
INFONESIA.ME – Port Academy bersama PT Jasa Samudera Pase, Haryndo Line, dan Koperasi TKBM Pelabuhan Lhokseumawe sukses menyelenggarakan Diklat IMO Version Route 3.25 SAT for Port Facility Workforce pada Februari 2025. Acara ini dibuka oleh Kasubdit Patroli & Pengamanan KPLP, Yuserizal, serta Direktur PT Global Offshore Indonesia, Naning Purwaningsih. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi personel pelabuhan dalam menerapkan International Send and Port Facility Safety (ISPS) Code serta strategi mitigasi risiko keamanan.
Sebagai lembaga pelatihan maritim bersertifikasi, Port Academy terus berkomitmen menghadirkan program edukasi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Diklat ini memberikan pemahaman mendalam tentang identifikasi ancaman terhadap fasilitas pelabuhan dan teknik mitigasi risiko. Peserta mematuhi sesi diskusi serta simulasi kasus yang dipandu oleh instruktur berpengalaman untuk memperkuat keterampilan praktis dalam menghadapi tantangan keamanan di pelabuhan.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi pelatihan, di mana mereka berlatih menerapkan strategi respons cepat terhadap potensi ancaman. Direktur Port Academy, Wiratama, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme tenaga kerja kepelabuhanan agar bisa menjaga keamanan dan efisiensi operasional sesuai standar internasional.
Port Academy terus berinovasi dengan menghadirkan program pelatihan berkualitas guna memberi dukungan tenaga kerja maritim yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Keberhasilan diklat ini menegaskan peran Port Academy dalam meningkatkan standar keselamatan dan efisiensi industri kepelabuhanan, memberikan manfaat besar bagi individu, perusahaan, dan sektor maritim secara keseluruhan.
Sumber: VRITIMES

[ad_2]
Source link






