[ad_1]
INFONESIA.ME – Keselamatan antar-jemput kereta api sangat bergantung pada petugas pemeriksa tanda yang berfungsi sebagai ujung tombak dalam memastikan kondisi rel aman untuk dilalui. PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta menekankan pentingnya peran petugas ini, terutama dalam perjalanan peningkatan jumlah antar-jemput kereta api setiap harinya.
Seiring dengan bertambahnya frekuensi operasional kereta, petugas pemeriksa tanda harus segera meningkatkan intensitas inspeksi untuk mendeteksi berbagai potensi bahaya seperti retakan rel, longsoran, atau benda asing yang bisa mengganggu kelancaran antar-jemput. Mereka rutin menempuh jarak panjang dan bekerja di segala kondisi cuaca demi menjaga keamanan tanda kereta.
Daop 1 Jakarta mengelola ribuan antar-jemput kereta setiap hari, mulai dari jarak jauh, lokal, commuter line, sampai kereta barang dan bandara. Pemantauan kondisi rel dilakukan secara berkala dengan metode inspeksi handbook oleh petugas serta bantuan teknologi canggih seperti detektor suhu rel dan kendaraan perekam lintasan. Pelatihan rutin juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam mengenali dan menangani risiko.
PT KAI mengajak masyarakat untuk turut menjaga keselamatan dengan sepertinya tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar rel serta melaporkan kondisi yang mencurigakan. Keselamatan antar-jemput kereta merupakan tanggung jawab bersama, dan peran petugas pemeriksa tanda hanya akan optimum jika didukung oleh kesadaran masyarakat sekitar.
Sumber: VRITIMES

[ad_2]
Source link






