Bandung, Jabar – InfoNesia.me// Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan volume kendaraan mulai terlihat pada 17 hingga 18 Maret 2026, khususnya dari arah Jakarta menuju Karawang dan wilayah Jawa Barat lainnya, dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 8.000 unit per jam.

Meski terjadi peningkatan tajam, kondisi lalu lintas di jalur krusial, terutama dari Karawang hingga KM 70, terpantau tetap ramai lancar tanpa hambatan berarti hingga Kamis petang (19/03/2026).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pergerakan pemudik sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 13 hingga 16 Maret 2026.

“Pada periode tersebut terjadi peningkatan volume kendaraan di jam-jam tertentu, seperti pukul 07.00–08.00 WIB dan 21.00–00.00 WIB, dengan fluktuasi sekitar 3.000 hingga 4.000 kendaraan.

Namun situasi masih terkendali sehingga belum diperlukan rekayasa lalu lintas secara masif,” ujarnya.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan langkah antisipatif secara cepat dan terukur untuk menghindari kepadatan lebih lanjut. Beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain:

member

Pemberlakuan sistem contraflow hingga tiga lajur sejak dini hari 16 Maret, Penerapan one way nasional yang mulai diberlakukan sejak 17 Maret untuk mengurai kepadatan dari arah Bekasi menuju Karawang.

“Hingga pantauan terakhir pukul 17.36 WIB, arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat masih dalam kategori ramai lancar serta dalam kondisi aman dan terkendali,” lanjutnya.

Selain itu, Polda Jawa Barat memastikan selama periode arus mudik berlangsung tidak terdapat kejadian kecelakaan menonjol, baik di jalan tol maupun jalur arteri, yang menimbulkan korban jiwa.

Cepat Hadapi Puncak Mudik 2026
Hal ini menunjukkan optimalnya sinergi antarinstansi dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Polda Jabar juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta memanfaatkan rest area dan pos pelayanan yang telah disediakan demi keselamatan bersama.

 

Yans.