Pangandaran, Jabar – InfoNesia.me// Duka menyelimuti keluarga Muhamad Luthfi Padilah (14), remaja asal Dusun Kalapa Tiga RT 03 RW 08, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, yang ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan Pantai Timur Pangandaran,pada Jum’at (27/03/2026).
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam sekitar pukul 08.00 WIB di perairan Pantai Pelabuhan Cikidang. Upaya pencarian dilakukan oleh nelayan bersama tim gabungan dari Polres Pangandaran.
Setelah lebih dari 13 jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 21.15 WIB oleh nelayan yang tengah memeriksa jaring di laut, dengan jarak sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, memastikan proses pencarian berjalan maksimal hingga korban berhasil ditemukan.
“Korban ditemukan sekitar pukul 21.15 WIB dengan radius kurang lebih 200 meter dari lokasi awal tenggelam. Korban ditemukan oleh nelayan yang turut membantu proses pencarian,” ujar Kapolres kepada wartawan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Tim kepolisian yang terdiri dari Satpolairud, Satreskrim, tim identifikasi, Sidokkes, serta anggota Polsek Pangandaran langsung melakukan penanganan.

Hasil pemeriksaan luar oleh tim Sidokkes menunjukkan korban diduga telah berada di dalam air selama kurang lebih 12 jam.
Ditemukan tanda-tanda meninggal akibat tenggelam, seperti busa pada hidung dan mulut, kondisi kulit mengalami maserasi, serta lebam mayat.
Selain itu, terdapat luka lecet pada lutut kiri yang diduga akibat benturan di dalam air.
“Setelah dilakukan identifikasi, kami memastikan korban adalah benar yang sebelumnya dilaporkan tenggelam. Selanjutnya jenazah kami serahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memilih pemakaman secara kekeluargaan.
Kapolres menegaskan seluruh rangkaian tugas kepolisian telah dilaksanakan secara maksimal, mulai dari menerima laporan, pencarian, evakuasi, hingga identifikasi korban.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan Pantai Timur Pangandaran yang memiliki potensi arus laut berbahaya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat dan wisatawan di wilayah perairan.
Yans.






