BANDUNG BARAT | InfoNesia.me // Ketua GPPK KBB (Gerakan Persatuan Perempuan Kosgoro Kabupaten Bandung Barat), Yuyun Juwita, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap perjalanan panjang Paguyuban Pejuang Peduli Pembangunan Kabupaten Bandung Barat (P4KBB) yang dinilainya telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
Perempuan yang akrab disapa Juwita itu mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti perjalanan P4KBB sejak awal organisasi tersebut dibentuk.
Dari masa kepemimpinan pertama hingga saat ini memasuki periode kepengurusan yang kelima, P4KBB dinilai terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dan berhasil membuktikan eksistensinya sebagai organisasi sosial yang peduli terhadap kemajuan Kabupaten Bandung Barat.
Menurutnya, selama perjalanan organisasi, P4KBB telah banyak melahirkan berbagai program dan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kepedulian terhadap persoalan sosial, pembangunan, serta keberanian dalam menyuarakan aspirasi publik menjadi salah satu kekuatan yang membuat organisasi ini semakin dikenal dan dipercaya oleh masyarakat.
“Sejak awal berdirinya P4KBB saya selalu mengikuti perkembangan organisasi ini. Dari kepengurusan pertama hingga sekarang, banyak prestasi yang telah dihasilkan. P4KBB juga selalu hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kepedulian terhadap persoalan pembangunan daerah,” ujar Yuyun Juwita.

Ia menilai, keberhasilan P4KBB tidak terlepas dari kepemimpinan Ketua Umum P4KBB, Yakub Anwar Lewi, yang dianggap mampu menjadi figur pemimpin yang visioner, konsisten, serta memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Bandung Barat.
Menurut Juwita, di bawah kepemimpinan Yakub Anwar Lewi, P4KBB mampu berkembang menjadi organisasi yang besar, solid, dan memiliki posisi strategis dalam mengawal berbagai kebijakan publik.
Tidak hanya memberikan dukungan terhadap program yang berpihak kepada rakyat, tetapi juga berani menyampaikan kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“P4KBB merupakan organisasi yang selalu memperhatikan kondisi masyarakat dan tidak pernah berhenti mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah demi kepentingan masyarakat luas. Namun kritik yang disampaikan selalu bertujuan untuk perbaikan dan kemajuan daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Juwita berharap P4KBB dapat terus berkembang, menjaga kekompakan internal organisasi, serta terus berinovasi dalam menghadirkan gagasan dan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga berharap organisasi tersebut mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Bandung Barat yang lebih maju, adil, dan merata sesuai dengan semangat serta cita-cita pemekaran daerah.
“P4KBB harus terus berlanjut, terus berinovasi, berkarya, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Organisasi ini juga harus mampu menjadi mitra pemerintah dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Bandung Barat,” tegasnya.
Di sisi lain, Juwita menilai bahwa hingga saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam pembangunan Kabupaten Bandung Barat.
Berbagai persoalan di sektor infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesejahteraan warga masih membutuhkan perhatian dan kerja sama dari seluruh elemen daerah.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, DPRD, organisasi kemasyarakatan, maupun masyarakat, untuk membangun kesadaran kolektif dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, kemajuan Bandung Barat tidak akan terwujud jika semua pihak hanya saling menyalahkan tanpa menghadirkan solusi nyata.
“Bandung Barat masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Karena itu, mari kita bangun kesadaran bersama. Jangan saling menyalahkan, tetapi saling memperbaiki dan saling menguatkan. Pemerintah, legislatif, organisasi masyarakat, dan seluruh warga harus berjalan bersama demi kemajuan Bandung Barat,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus harapan agar P4KBB terus menjadi organisasi yang konsisten mengawal pembangunan daerah, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah demi terwujudnya Kabupaten Bandung Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Dalam momentum peringatan Milangkala ke-5 P4KBB dan Musyawarah Besar (Mubes) I P4KBB, Ketua GPPK KBB, Yuyun Juwita, turut menyampaikan ucapan selamat serta harapannya untuk kemajuan organisasi di masa mendatang.
Menurutnya, usia lima tahun merupakan perjalanan yang tidak singkat bagi sebuah organisasi kemasyarakatan.
Berbagai dinamika, tantangan, dan perjuangan yang telah dilalui menjadi bukti bahwa P4KBB mampu bertahan, berkembang, dan terus hadir sebagai wadah perjuangan masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
“Selamat Milangkala P4KBB yang ke-5 dan selamat atas terselenggaranya Mubes I P4KBB. Semoga momentum ini menjadi titik awal kebangkitan yang lebih besar bagi organisasi untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan menuju Bandung Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Yuyun Juwita.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Badan Pendiri P4KBB, Yacob Anwar Lewi, yang kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin organisasi.
“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Yacob Anwar Lewi yang kembali terpilih. Semoga kepemimpinan beliau semakin kuat, semakin eksis, dan mampu membawa P4KBB menjadi organisasi yang lebih besar, lebih solid, serta semakin dicintai masyarakat. Mudah-mudahan P4KBB terus menjadi organisasi yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Bandung Barat. Aamiin,” ungkapnya.
Yuyun menegaskan bahwa semangat kebersamaan, kekompakan, dan kepedulian terhadap daerah harus terus menjadi fondasi utama organisasi.
Dengan semangat tersebut, P4KBB diharapkan mampu menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan cita-cita Bandung Barat yang sejahtera dan berdaya saing.
“Kita bangkit, kita kawal pemerintah menuju Bandung Barat sejahtera.” Kalimat tersebut, menurut Yuyun, bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk terus mengawal pembangunan demi kepentingan masyarakat luas.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me








