YOGYAKARTA -InfoNesia.me// Gelombang demonstrasi yang berlangsung di halaman gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta memasuki fase yang memanas pada Selasa malam, 20 Oktober 2026. Aksi yang telah berlangsung sejak siang hari ini diikuti oleh ratusan mahasiswa yang berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Yogyakarta.
Pada siang hari, suasana masih relatif kondusif. Ketua DPRD DIY, Nuryadi, turun langsung menemui para peserta aksi untuk mendengarkan aspirasi mereka sekaligus menyampaikan pesan agar demonstrasi tetap berjalan dengan tertib, damai, dan tidak melanggar aturan hukum. Namun, seiring berjalannya waktu dan memasuki malam, ketegangan mulai meningkat di lokasi aksi.
Massa mulai melakukan serangkaian tindakan yang memperuncing situasi, mulai dari menurunkan bendera setengah tiang, melemparkan botol air mineral ke arah aparat kepolisian yang berjaga, hingga membakar tumpukan sampah di area lobi depan gedung DPRD DIY. Api dan asap tebal terlihat membubung di tangga masuk gedung, di tengah kerumunan peserta aksi yang berdiri menyaksikan kejadian tersebut. Petugas kepolisian yang bertugas tetap berdiri di posisinya sambil memantau situasi dengan ketat.
Hingga berita ini diturunkan, aksi masih terus berlangsung di lokasi. Pihak keamanan telah memperketat penjagaan di sekitar gedung DPRD DIY untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai tuntutan spesifik yang disampaikan oleh massa maupun penyebab yang memicu memanasnya situasi pada malam hari.
Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan berupaya menjaga ketertiban umum. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti perkembangan berita hanya dari sumber-sumber yang dapat dipercaya. Masyarakat juga diharapkan menjauhi area sekitar gedung DPRD DIY demi keselamatan bersama, hingga situasi dinyatakan kondusif kembali.(**)
Yans.

Tinggalkan Balasan