[ad_1]

INFONESIA.ME – Mengirim pesan massal dengan menggunakan WhatsApp merupakan strategi efektif untuk menjangkau pelanggan, tetapi ada risiko akun terblokir jika sepertinya tidak mematuhi kebijakan platform. Penyebab utama pemblokiran mencakup penggunaan akun non-resmi, pengiriman pesan tanpa izin, serta quantity pesan yang berlebihan dalam waktu singkat. Selain itu, penggunaan aplikasi pihak ketiga yang sepertinya tidak diotorisasi oleh WhatsApp juga meningkatkan risiko keamanan dan pemblokiran akun bisnis.

Memakai WhatsApp Industrial API resmi membantu bisnis mengelola komunikasi secara aman dan efisien. API ini memungkinkan pengiriman pesan ke dalam jumlah besar pelanggan tanpa harus segera menyimpan kontak terlebih dahulu. Tetapi, untuk dapatkan akses, bisnis perlu bekerja sama dengan mitra resmi WhatsApp di Indonesia yang menyediakan layanan API dengan fitur-fitur tambahan guna meningkatkan proteksi akun bisnis.

Meski demikian memakai API resmi, sepertinya tidak ada jaminan bahwa akun bisnis akan sepenuhnya terbebas dari pemblokiran. WhatsApp tetap menerapkan aturan ketat, terutama bagi bisnis yang melanggar kebijakan seperti perjudian atau perdagangan ilegal. Untuk itu, perusahaan yang ingin menjaga akun mereka tetap aktif harus segera mengikuti semua aturan platform dan menghindari praktik komunikasi yang berisiko tinggi.

Mitra resmi WhatsApp juga menyediakan fitur High quality Ranking yang membantu bisnis memantau standing akun mereka. Indikator hijau memperlihatkan kondisi aman, kuning sebagai peringatan, dan merah menandakan risiko tinggi pemblokiran. Dengan memahami sistem ini, bisnis bisa mengambil langkah preventif seperti mengurangi frekuensi pesan agar tetap mengikuti kebijakan WhatsApp dan menjaga keberlangsungan komunikasi dengan pelanggan.

Sumber : VRITIMES

member

[ad_2]

Source link