Kab.Bandung – InfoNesia.me// Sebanyak 582 calon jamaah haji Kabupaten Bandung mengikuti kegiatan bimbingan manasik haji tingkat kabupaten di Masjid Agung Al-Fathu, pada Sabtu (04/04/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembekalan komprehensif bagi calon jamaah haji agar dapat melaksanakan ibadah secara aman, nyaman, dan meraih haji mabrur.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, Dudi Suryadarma menyampaikan bahwa para jamaah tersebut akan diberangkatkan tahun ini dengan komposisi 267 jamaah laki-laki dan 315 jamaah perempuan. Dudi juga menyampaikan bahwa usia jamaah termuda dari Kabupaten Bandung berusia 14 tahun, sementara yang tertua berusia 90 tahun.

Ia menegaskan bahwa bimbingan manasik haji bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk kesungguhan pemerintah dalam mengantarkan jamaah menuju kesuksesan ibadah, baik secara spiritual maupun sosial.

“Melalui manasik ini, kami ingin memastikan jamaah mampu melaksanakan ibadah haji secara mandiri, sehingga tidak selalu bergantung pada pembimbing. Selain itu, kami juga mendorong terwujudnya kesuksesan ekonomi haji, di mana kebutuhan jamaah dapat dipenuhi oleh produk dalam negeri, termasuk dari pelaku UMKM lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap ibadah haji juga membawa dampak pada perubahan perilaku jamaah ke arah yang lebih baik, baik dalam aspek ibadah maupun kehidupan sosial. “Setiap tahun Kabupaten Bandung mengirimkan cukup banyak jamaah. Kami berharap mereka pulang dengan membawa nilai-nilai positif yang dapat memperkuat peradaban di daerah,” tambahnya.

Mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, kegiatan ini juga menyoroti tingginya jumlah jamaah lanjut usia yang berusia di atas 64 tahun mencapai sekitar 30 persen. Oleh sebab itu, ia mengajak jamaah lainnya untuk saling membantu dan meningkatkan kepedulian selama pelaksanaan ibadah.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengucapkan selamat kepada para calon jamaah haji yang akan berangkat tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa kuota jamaah haji Kabupaten Bandung mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya Kabupaten Bandung mendapatkan kuota sekitar 2.500 jamaah per tahun, namun tahun ini jumlahnya lebih sedikit. Insyaallah ke depan akan kita perjuangkan agar kembali normal,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para jamaah senantiasa menjaga niat semata-mata karena Allah SWT serta menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah.

“Saya titip kepada para calon jamaah haji untuk menjaga niat lillahita’ala. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, hingga kembali lagi ke Kabupaten Bandung dengan selamat,” tutupnya.

 

Yans.