JAKARTA | INFONESIA.ME // Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional berlangsung meriah dan penuh makna. Ribuan pekerja dari berbagai daerah tumpah ruah, menyatu dalam semangat kebersamaan yang mengusung tema “Bersatu, Berjuang, Sejahtera”.
Momen ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas perjuangan panjang kaum buruh dalam meraih hak dan kesejahteraan yang lebih baik.
Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi simbol kuat pengakuan negara terhadap peran strategis buruh dalam pembangunan nasional.

Dalam suasana penuh antusiasme, peringatan May Day tahun ini terasa lebih istimewa karena menghadirkan harapan baru akan sinergi antara pemerintah dan pekerja.
Di tengah kemeriahan acara, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat yang juga anggota DPRD setempat, Dadan Supardan, menyampaikan pandangannya kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa partisipasi dalam peringatan Hari Buruh merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perjuangan pekerja.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa ikut serta dalam peringatan Hari Buruh Internasional. Ini adalah momentum penting, bukan hanya untuk merayakan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara buruh, pemerintah, dan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
Dadan menambahkan, kehadiran Presiden dalam peringatan ini menjadi bukti adanya pengakuan dan perhatian serius dari pemerintah terhadap aspirasi buruh.
Ia berharap momentum ini mampu mendorong percepatan realisasi berbagai tuntutan pekerja, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan dan perlindungan tenaga kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat turut berkontribusi dengan memberangkatkan sekitar 1.000 peserta menggunakan 20 armada bus menuju lokasi acara.
Langkah ini disebut sebagai bentuk dukungan konkret terhadap solidaritas buruh di tingkat nasional.
Lebih jauh, Dadan menekankan pentingnya kolaborasi yang intensif antara buruh dan pemerintah.
Menurutnya, pemerintah harus hadir secara nyata di tengah-tengah pekerja, tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi buruh.
“Harapan kami, hubungan antara buruh dan pemerintah semakin harmonis. Kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci dalam menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan,” katanya.
Peringatan May Day 2026 ini pun ditutup dengan pesan penuh optimisme. Di tengah tantangan ekonomi dan dinamika dunia kerja, semangat persatuan diharapkan menjadi energi kolektif untuk mendorong perubahan yang lebih baik.
“Selamat Hari Buruh. Semoga ini menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan kita bersama,” pungkas Dadan.
Perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan bahwa suara buruh tetap menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Indonesia ke depan.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan