BANDUNG BARAT | InfoNesia.me // Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah melaksanakan pembangunan sarana pendukung operasional dengan anggaran sebesar Rp3,9 miliar. Pembangunan tersebut meliputi kolam penampungan air, akses jalan menuju lokasi, serta penataan kawasan kantor Damkar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Aminah Anshoriah, menjelaskan bahwa kolam yang dibangun memiliki ukuran sekitar 7 x 12 meter dengan kedalaman mencapai tiga meter. Keberadaan kolam tersebut akan menjadi sumber cadangan air bagi armada pemadam kebakaran.
“Kolam ini nantinya dimanfaatkan sebagai suplai air bagi mobil pemadam kebakaran. Saat armada kembali dari lokasi kebakaran dalam kondisi tangki kosong, pengisian air bisa dilakukan dengan cepat di sini sehingga kesiapsiagaan tetap terjaga,” ujarnya.
Menurutnya, kolam tersebut bukan digunakan untuk menyuplai air ke lokasi kebakaran yang jauh, melainkan sebagai cadangan air di markas Damkar agar armada selalu siap ketika mendapat panggilan berikutnya.
Akses Jalan Ikut Dibangun
Selain pembangunan kolam, proyek senilai Rp3,9 miliar itu juga mencakup pembangunan akses jalan menuju area Damkar. Meski demikian, jalan yang dibangun saat ini belum menjadi jalur utama dan masih akan dilanjutkan secara bertahap pada pembangunan berikutnya.
Siti Aminah mengungkapkan bahwa pembangunan tahun ini masih merupakan tahap awal. Pemerintah daerah diharapkan dapat kembali mengalokasikan anggaran pada tahun mendatang agar pengembangan kawasan Damkar dapat diselesaikan secara menyeluruh.
Menuju Pusat Pelatihan Pemadam Kebakaran
Ke depan, kawasan tersebut direncanakan tidak hanya menjadi pusat operasional, tetapi juga dilengkapi fasilitas pelatihan bagi petugas pemadam kebakaran.
Fasilitas yang direncanakan meliputi area simulasi kebakaran, ruang latihan penyelamatan, hingga smoke chamber atau ruang simulasi kepulan asap. Sarana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
“Korban kebakaran tidak sedikit yang meninggal akibat menghirup asap. Karena itu kami ingin memiliki fasilitas latihan yang bisa mensimulasikan kondisi tersebut agar personel semakin siap saat bertugas,” jelasnya.
Dengan pembangunan infrastruktur ini, Damkar Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui fasilitas pelatihan yang lebih memadai.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan