Bandung – InfoNesia.me// Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti halaman Gedung Budaya Soreang, Selasa (17/3/2026) sore. Ratusan warga yang akan pulang ke kampung halaman tampak tak bisa menyembunyikan senyum mereka, saat Bupati Bandung, Kang DS, hadir langsung melepas keberangkatan program mudik gratis.
Dengan sapaan hangat dan gaya khasnya yang merakyat, Kang DS terlihat menyempatkan diri menyapa satu per satu peserta mudik. Ia berbincang ringan, menyalami, bahkan mendoakan warga agar perjalanan mereka lancar hingga tiba di kampung halaman.
Bagi Kang DS, program mudik gratis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat. Ia memahami betul, momen pulang kampung adalah hal yang sangat dinanti, terutama bagi mereka yang harus berjuang di perantauan sepanjang tahun.
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bandung memberangkatkan 700 pemudik menggunakan 13 bus dengan tujuan Yogyakarta dan Solo. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 500 pemudik, dan ke depan direncanakan akan terus bertambah hingga 1.000 pemudik, termasuk perluasan rute ke wilayah Jawa Timur.
Pelepasan peserta mudik gratis dilakukan langsung oleh Kang DS dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Budaya Soreang. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan ratusan warga menuju kampung halaman dengan penuh harapan dan kebahagiaan.
Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Bank BJB yang turut membantu menyediakan dua unit bus guna memperkuat armada yang telah disiapkan pemerintah.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini begitu tinggi. Dalam waktu hanya 32 jam sejak pendaftaran dibuka, kuota 700 pemudik langsung terpenuhi. Hal ini menjadi bukti bahwa program mudik gratis benar-benar dinantikan dan menjadi solusi nyata bagi warga.
Selain memberikan kemudahan, program ini juga berdampak positif dalam mengurangi kemacetan lalu lintas. Jika diasumsikan para pemudik menggunakan sepeda motor, maka keberangkatan 700 orang ini setidaknya telah mengurangi sekitar 350 kendaraan roda dua di jalan selama arus mudik berlangsung.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyiapkan 12 pos pengamanan mudik di sejumlah titik strategis guna memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan terkendali.
“Semoga seluruh perjalanan ini selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesehatan hingga sampai ke kampung halaman. Jadikan momen mudik ini sebagai waktu untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan kembali dengan hati yang bersih. InsyaAllah, kebahagiaan yang dirasakan hari ini akan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Kang DS dengan penuh ketulusan.****
Yans.

Tinggalkan Balasan