Bandung,Pangalengan – InfoNesia.me// Kondisi terbaru di kawasan PTPN I Regional 2 Kebun Malabar, Kabupaten Bandung, kembali memicu polemik terkait dugaan alih fungsi lahan. Puluhan plang bertuliskan “Petani Blok Pahlawan” ditemukan terpasang di area lahan negara yang dikelola perusahaan tersebut.

Berdasarkan pantauan media di lapangan pada Selasa (27/01/2026), plang-plang tersebut terpasang di wilayah Blok Pahlawan.

Setiap plang memuat informasi rinci, antara lain nomor dan nama penggarap, lokasi blok, luas lahan garapan, serta batas-batas lahan di sisi barat, timur, utara, dan selatan.

Tak hanya itu, pada plang juga tercantum keterangan mengenai putusan provisi perdata beserta nomor gugatan. Pencantuman informasi tersebut mengindikasikan adanya proses hukum atau sengketa yang berkaitan dengan penguasaan lahan di kawasan tersebut.

Kemunculan plang-plang ini pun menimbulkan pertanyaan serius mengenai legalitas penggarapan lahan negara tersebut. Sejumlah pihak menilai perlu adanya kejelasan hukum agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PTPN I Regional 2 Kebun Malabar belum memberikan keterangan resmi terkait dasar hukum penggarapan lahan di Blok Pahlawan, status putusan provisi perdata yang tercantum, maupun langkah yang akan ditempuh untuk menyikapi situasi tersebut.

member

Masyarakat setempat kini menantikan penjelasan resmi dari pihak perusahaan mengenai legalitas penggarapan lahan serta upaya yang akan dilakukan untuk menjaga aset negara dan memastikan fungsi lahan tetap sesuai dengan peruntukannya.

Disamping itu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak lebih pinter dari Direktur PTPN ” Buktinya lokasi yang ditanami Sayuran ” Yang dijanjikan dan diperintahkan KDM hingga kini belum dibongkar Juga.

” Diduga KDM sudah Dikibuli oleh Direktur PTPN Desmanto “.

Tanda tanya lagi mundur diwarga sekitar pasalnya dilokasi tesebut terpasang Papan nama kepemilikan garapan lahan…!? ****

 

Yans.