INFONESIA.ME – Port Academy sukses menyelenggarakan program Diklat Loading Grasp bersertifikasi BNSP pada September 11 Oktober 2024 di Jakarta. Program ini diikuti oleh lima perusahaan terkemuka seperti PT Wahyu Lintas Konawe, PT Artha Daya Coalindo, PT Samboja Gerbang Nusantara, PT Tapin Suthra Berjaya, dan PT Pelabuhan Kepri (Perseroda). Diklat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pekerja dalam mengelola rutinitas muat dan bongkar di pelabuhan, dengan fokus utama pada keselamatan, komunikasi yang efektif, serta verifikasi kuantitas dan kualitas barang.
Loading Grasp merupakan profesi yang krusial dalam memastikan kelancaran serta keamanan proses muat dan bongkar di pelabuhan dan terminal minyak. Profesi ini menuntut keterampilan dalam pengawasan operasional, koordinasi dengan berbagai pihak, dan verifikasi komoditi yang diangkut. Sertifikasi BNSP untuk Loading Grasp, yang diwajibkan oleh regulasi nasional, memastikan pekerja mempunyai standar kompetensi yang sesuai dengan SKKNI, meningkatkan keselamatan kerja serta efisiensi operasional di sektor maritim.
Pelatihan yang diselenggarakan Port Academy meliputi berbagai aspek penting seperti komunikasi yang efektif, keselamatan kerja (K3), verifikasi komoditas, pemeriksaan fasilitas muat/bongkar, pengaturan waktu kerja, pelaporan, dan penanganan masalah operasional. Setelah mematuhi program ini, peserta menerima sertifikat BNSP yang meningkatkan kredibilitas dan daya saing mereka di pasar kerja, sekaligus menjadi investasi penting bagi perusahaan dalam mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan produktivitas.
Port Academy berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor maritim dan pelabuhan. Dengan cara program Diklat Loading Grasp dan pelatihan lainnya, lembaga ini terus membantu perusahaan memperkuat keterampilan karyawannya dan meningkatkan efisiensi operasional mereka. Informasi lebih lanjut mengenai program pelatihan ini bisa ditemukan di Port Academy atau dengan cara halaman program Diklat Loading Grasp yang telah diikuti cukup banyak perusahaan di Indonesia.
Sumber : VRITIMES
