KAB. BANDUNG | INFONESIA.ME // Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Bandung berhasil meraih Juara 1 Kabupaten/Kota dengan Cakupan Imunisasi Mencapai Target Terbaik dalam kegiatan Gerakan Bersama Akselerasi Imunisasi (GEBER AKSI) Tahun 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Kesehatan bersama tenaga kesehatan, kader Posyandu, lintas sektor dan masyarakat dalam meningkatkan cakupan imunisasi anak.
Pemantauan capaian imunisasi dilakukan secara real-time melalui sistem pencatatan digital nasional Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) milik Kementerian Kesehatan RI. Sistem tersebut mendukung pemantauan sasaran secara lebih tepat, terukur dan akuntabel.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, dr. Hanhan Siti Hasanah, M.H., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, kader Posyandu, lintas sektor dan masyarakat yang telah konsisten berkolaborasi di lapangan.
Menurutnya, integrasi data melalui sistem digital ASIK menjadi salah satu faktor penting dalam membantu pemantauan target sasaran imunisasi secara lebih presisi. Upaya tersebut juga sejalan dengan program imunisasi kejar yang sebelumnya telah digencarkan di seluruh Posyandu Kabupaten Bandung.
Penghargaan ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjamin hak anak mendapatkan layanan kesehatan, memperluas cakupan imunisasi rutin, serta mempercepat penanganan anak zero dose, yakni anak yang belum pernah menerima imunisasi sama sekali.
Melalui raihan prestasi tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan cakupan imunisasi guna mewujudkan generasi Kabupaten Bandung yang sehat, kuat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung sendiri saat ini dipimpin oleh dr. Hanhan Siti Hasanah, M.H., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, kader posyandu lintas sektor ,dan masyarakat yang konsisten berkolaborasi di lapangan. Integrasi data melalui sistem digital ASIK terbukti efektip membantu pemantauan target sasaran secara presisi dan akuntabel
Jurnalis. : Andri
Editor. : InfoNesia.me

Tinggalkan Balasan