Kab.Bandung Barat | INFONESIA.ME // Kabupaten Bandung Barat kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun dunia pendidikan yang maju, berkualitas, dan berintegritas melalui pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan serta membangun generasi bangsa yang unggul menuju Indonesia Emas.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak hanya melaksanakan upacara seremonial, tetapi juga menunjukkan langkah nyata melalui penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Penandatanganan itu melibatkan berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Bupati Bandung Barat, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, hingga Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat.

PLT Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edy Syafrudin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini menjadi titik kebangkitan dunia pendidikan di Kabupaten Bandung Barat agar semakin maju dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah tadi kita sudah melaksanakan Upacara Hari Pendidikan Nasional. Ini merupakan momentum kebangkitan dunia pendidikan. Tahun 2026 kami ingin pendidikan di Kabupaten Bandung Barat lebih maju dan lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Edy, salah satu fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, serta bebas dari praktik kolusi dan nepotisme. Karena itu, penandatanganan pakta integritas menjadi simbol komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

“Penandatanganan pakta integritas ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan seluruh stakeholder bahwa pelaksanaan SPMB harus berjalan sesuai aturan yang berlaku, transparan, akuntabel, dan tidak ada kolusi maupun nepotisme,” katanya.

Ia menjelaskan, mekanisme penerimaan murid baru tahun 2026 masih menggunakan empat jalur utama, yakni jalur domisili, jalur prestasi, jalur afirmasi, serta jalur perpindahan tugas orang tua. Pemerintah berharap seluruh proses berjalan lebih baik dan mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Selain itu, Edy juga menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dilihat dari proses penerimaan siswa baru, melainkan juga dari peningkatan kompetensi guru, kualitas sarana dan prasarana, hingga kenyamanan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.

“Kita ingin kualitas pendidikan terus meningkat. Kompetensi guru harus lebih baik, fasilitas pendidikan juga harus semakin memadai, sehingga guru dan siswa nyaman dalam proses belajar mengajar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edy turut menyinggung persoalan kekosongan jabatan kepala sekolah di sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Bandung Barat. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pemetaan serta menyiapkan proses pengisian jabatan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Memang ada kekosongan kepala sekolah, baik di tingkat SD maupun SMP, sekitar 315 posisi. Saat ini sedang kami petakan dan akan segera diisi sesuai mekanisme yang harus ditempuh. Kami mohon masyarakat bersabar karena Dinas Pendidikan sedang berupaya mempercepat proses pengangkatan dan pelantikan kepala sekolah,” jelasnya.

Momentum Hardiknas dan Hari Kebangkitan Nasional 2026 ini juga semakin semarak dengan penampilan seni budaya daerah, salah satunya Tari Rempug Tarung Adu Tomat dari SMPN 1 Cisarua yang menggambarkan perjuangan para petani tomat di Bandung Barat saat hasil panen mereka tidak dihargai secara layak. Penampilan tersebut menjadi simbol semangat perjuangan, persatuan, dan kebangkitan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap dunia pendidikan mampu menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Semangat Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan nyata demi kemajuan pendidikan di Bandung Barat.

 

Jurnalis.   : An/Red

Editor.      : InfoNesia.me