Cililin| InfoNesia.me // Upaya memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kabupaten Bandung Barat terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Koordinasi Sinkronisasi dan Penyelenggaraan Pengembangan Kewirausahaan Pemisah bagi Wirausaha Tingkat Kabupaten/Kota yang pada tahun ini berfokus pada peningkatan kompetensi peserta melalui Kursus Perbengkelan Sepeda Motor Roda Dua.
Program tersebut dilaksanakan oleh LKP Samwa, berlokasi di Kecamatan Cililin, pada Kamis (4/12).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Barat dengan DPC HIPKI (Himpunan Penyelenggara Pelatihan Kursus Indonesia) KBB dalam memperluas kesempatan pelatihan vokasi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC HIPKI KBB, Rostiawati, mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Dispora yang kembali memberikan kepercayaan kepada HIPKI untuk menyelenggarakan dua jenis pelatihan, yaitu Pelatihan Tata Rias Pengantin di LKP Lita Cipatik dan Pelatihan Perbengkelan Sepeda Motor Roda Dua di LKP Samwa
“Dispora sudah memberikan kepercayaan kepada DPC HIPKI untuk melaksanakan pelatihan Tata Rias Pengantin yang dibuka oleh Asisten 3 dan Kabid Dispora, serta pelatihan Perbengkelan Roda Dua di LKP Samwa Cililin yang dibuka oleh Asda 2 bersama Kabid,” ujar Rostiawati.


Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah membekali peserta dengan keterampilan yang aplikatif sehingga mampu berwirausaha secara mandiri, bahkan menciptakan lapangan kerja baru di lingkungannya.
“Harapannya setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta bisa langsung membuka usaha sendiri. Dengan era digital saat ini, layanan perbengkelan juga bisa dikembangkan melalui sistem panggilan online atau jemput bola sehingga peluang usaha semakin luas,” tambahnya.
Pelatihan ini diharapkan menjadi wadah pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang ingin meningkatkan keterampilan teknis dan memanfaatkan peluang ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung Barat.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan lembaga pelatihan, program ini dinilai mampu mendorong tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan berbagai dukungan tersebut, HIPKI KBB menargetkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan dampak langsung dari pelatihan vokasi, sekaligus memperkuat daya saing lokal di sektor jasa perbengkelan maupun industri kreatif lainnya.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






