NGAMPRAH | INFONESIA.ME // Kabupaten Bandung Barat menjadi tuan rumah Puncak Peringatan Hari Penyiaran Daerah (HARSIARDA) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang digelar di Lapang Plaza Mekarsari, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan bertema “Transformasi Digital Penyiaran: Merawat Nilai Kearifan Lokal Menuju Jawa Barat Istimewa dan Bandung Barat Amanah” ini diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta mitra strategis KPID.

Ketua Pelaksana, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 1.500 orang. Menurutnya, melalui HARSIARDA, KPID Provinsi Jawa Barat dengan penuh semangat dan keyakinan berkontribusi menyuarakan kembali pentingnya televisi dan radio.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyiaran, tetapi juga mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan kesehatan. Rangkaian acara diawali dengan senam sehat dari Dispora Bandung Barat bersama Kwarda Gerakan Pramuka, komunitas, dan masyarakat. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan donor darah, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut bersama RSGM Pendidikan Unjani, serta konsultasi psikologis bersama HIMPSI Jawa Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, S.IP., Ketua KPID Provinsi Jawa Barat Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., beserta jajaran komisioner, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Tuti Turimayanti, S.E., dan Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat H. Baim Setiawan.

Turut hadir Direktur RSGM Pendidikan Unjani drg. Andi Supriatna, M.M., Sp.Perio., Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat beserta para kepala perangkat daerah, perwakilan RRI dan TVRI, pimpinan lembaga penyiaran, serta insan pers.

Dalam sambutannya, Bupati Jeje Ritchie Ismail, S.IP., menyampaikan di era konvergensi media dan digitalisasi, arus informasi mengalir begitu cepat melalui media sosial dan tidak jarang membawa hoaks. Karena itu, lembaga penyiaran lokal harus mampu menjadi clearing house atau penjernih informasi.

“Ketika hoaks dan informasi yang belum terverifikasi mudah tersebar, masyarakat membutuhkan penyiaran yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Saya mengajak seluruh insan penyiaran untuk terus menjaga kepercayaan publik, mematuhi kode etik dan aturan penyiaran, serta beradaptasi dengan teknologi digital,” tegasnya.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun daerah. Lembaga penyiaran merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan, potensi wisata, UMKM, hingga layanan publik ke seluruh pelosok masyarakat.

“Jangan tabu terhadap teknologi. Manfaatkan platform digital dan streaming agar jangkauan siaran semakin luas, tanpa kehilangan jati diri dan kearifan lokal daerah kita,” ujarnya.

Bupati juga berterima kasih kepada KPID Jawa Barat yang konsisten melakukan pengawasan dan pembinaan agar isi siaran tetap sehat, ramah anak, dan berkualitas. Ia menutup sambutan dengan harapan agar sinergi tersebut membawa manfaat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Jawa Barat Istimewa dan Bandung Barat yang Amanah.

Sementara itu, Ketua KPID Jawa Barat Dr. Adiyana Slamet menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung Barat beserta jajaran yang telah menjadi tuan rumah. Ia menyebut peringatan Hari Penyiaran Daerah ini sebagai satu-satunya di Indonesia, sekaligus menjadi ajang konsolidasi seluruh komponen penyiaran.

“Kami ingin memantapkan kembali bahwa televisi dan radio, walaupun di tengah gempuran teknologi, selalu dibutuhkan oleh masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Banyak isu yang beredar tidak berdasarkan fakta dan realitas, maka hari ini kami melakukan konsolidasi dengan seluruh komponen, termasuk lembaga penyiaran,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara KPID Jawa Barat dan Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, serta penyerahan piagam penghargaan.

Acara kemudian dimeriahkan pengumuman juara Piala Ketua KPID Jawa Barat, Challenge Jaraswara, penampilan Line Dance Radio Maestro, kampanye mendengarkan radio dan menonton TV, pengumuman pemenang lomba mewarnai, pembagian doorprize bagi masyarakat dan stan UMKM lokal serta Gerakan Pangan Murah (Gapura Amanah) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bandung Barat. ( Diskominfo KBB)

Jurnalis.  : An/Red

Editor.    : InfoNesia.me