KAB BANDUNG – InfoNesia.me// Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal menyerahkan 31 kendaraan pelayanan kesehatan atau “Ambulans PKB Siaga” untuk Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB di 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Penyerahan 31 kendaraan ambulans multifungsi tersebut dilakukan secara simbolis oleh Cucun kepada Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna dalam acara Silaturahmi Akbar PKB Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin, Solokanjeruk, Rabu (4/3/2026).

Kang Haji Cucun, sapaan akrab Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan penyerahan kendaraan ambulans untuk 31 kecamatan tersebut merupakan bukti komitmen PKB untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan bermanfaat bagi umat.

“Tolong fungsikan mobil layanan kesehatan ini untuk membantu dan melayani masyarakat. Dari mulai layanan kesehatan dan kondisi darurat,” ujar Kang Haji Cucun dalam sambutannya.

Mobil layanan kesehatan PKB itu, lanjut Kang Haji Cucun, dapat melayani masyarakat di 31 kecamatan secara gratis. Hebatnya lagi, kendaraan ambulans PKB tersebut siap melayani masyarakat 24 jam penuh dengan pengemudi yang juga standby 24 jam.

Wakil Ketua DPR RI Fraksi PKB itu berpesan kepada 36 ribu kader PKB di Kabupaten Bandung agar terus hadir dan memberikan kebermanfaatan di tengah-tengah masyarakat. Sebab, kata dia, PKB bukan partai yang hadir hanya jelang pemilu.

member

“Saya titip kepada kader-kader PKB, di kala yang lain menghindar dan sembunyi ketika bertemu masyarakat, kita tunjukkan bahwa PKB akan selalu hadir di tengah masyarakat. Politik PKB, bukan politik lima tahunan, tapi PKB selalu hadir di tengah masyarakat,” tutur Cucun.

Ia menegaskan Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar mendorong para kader PKB untuk selalu tampil dan memberikan solusi bagi berbagai problematika yang dihadapi masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan bidang lainnya.

“Saya ingin kader PKB menjadi wakil-wakil saya di masyarakat. Selalu hadir menyelesaikan problematika masyarakat.
Kita akan terus tampil dan melayani umat setiap saat. Apalagi kita punya bupati yang juga kader PKB. Kita punya program, jadi tinggal dimaksimalkan kebermanfaatan kita,” tegasnya.

“Saya tidak mau mendengar ada masyarakat yang ditolak rumah sakit. Saya tidak mau mendengar ada anak-anak putus sekolah. Kader PKB harus jadi garda terdepan dalam membantu masyarakat,” tambah Kang Cucun.

Dengan soliditas dan konsistensi dalam membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan umat, Kang Cucun optimistis PKB akan semakin besar dan dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Bandung.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kader PKB yang telah membuat PKB menjadi partai terbesar di Kabupaten Bandung.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh pengurus dan kader PKB Kabupaten Bandung. Atas perjuangan semuanya dan ridho Allah SWT, di pileg kemarin PKB juara di Kabupaten Bandung,” ungkap Kang DS seraya disambut tepuk tangan ribuan kader PKB.

Kang DS yang juga Bupati Bandung mengingatkan agar para kader PKB terus bergerak membantu masyarakat. Ia meminta para kader PKB dapat terus hadir di tengah masyarakat, karena PKB bukan partai yang hadir lima tahunan.

“Saya minta semua kader tolong lihat kanan-kiri, depan-belakang rumah kita. Lihat kondisi tetangga kita. Jangan sampai ada yang rumahnya mau roboh. Kita harus hadir membantu tetangga dan masyarakat kita,” ujar Kang DS.

Menurutnya, PKB Kabupaten Bandung berkomitmen untuk dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang hadir di tengah masyarakat dari mulai masalah pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi hingga masalah rumah tidak layak huni (rutilahu).

Secara khusus, Kang DS juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal yang selama ini banyak membantu dan berkolaborasi dalam pembangunan di Kabupaten Bandung.

Pada kesempatan tersebut Kang DS juga sempat memaparkan berbagai capaian kinerjanya selama satu tahun menjabat Bupati Bandung. Walau dihadapkan pada pemangkasan TKD hampir Rp 1 triliun, berbagai capaian gemilang berhasil diraih. (**)

 

 

Yans.