Bandung Barat|INFONESIA.ME //  Menjelang berakhirnya masa kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat, Ketua Agus Mulya Sutanto menggelar pertemuan silaturahmi bersama para ketua cabang olahraga (cabor).

Momentum ini dimanfaatkan tidak hanya untuk mempererat kebersamaan menjelang Hari Raya IdulFitri, tetapi juga sebagai ajang refleksi perjalanan organisasi serta arah masa depan olahraga di wilayah tersebut.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Agus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh cabor yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam membangun prestasi olahraga di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ia mengakui, intensitas pertemuan yang terbatas selama ini menjadi alasan pentingnya silaturahmi tersebut, terlebih menjelang momen hari besar keagamaan.

Lebih dari sekadar pertemuan biasa, agenda ini juga menjadi penanda transisi kepemimpinan. Agus menegaskan bahwa masa jabatannya sebagai Ketua KONI KBB akan berakhir pada 22 Juni 2026.

member

Seiring dengan itu, ia memastikan proses regenerasi kepemimpinan akan segera dimulai melalui mekanisme yang melibatkan seluruh pemegang hak suara dari 65 cabang olahraga yang ada di KBB.

“Setelah IdulFitri, sekitar satu minggu berikutnya, kami akan mulai membentuk kepanitiaan penjaringan calon Ketua KONI KBB untuk masa bakti 2026–2030. Ini penting agar prosesnya berjalan transparan dan demokratis,” ungkapnya.

Agus juga mengisyaratkan adanya dorongan dari berbagai pihak agar dirinya kembali maju dalam kontestasi tersebut.

Namun demikian, ia memilih untuk bersikap hati-hati dan mempertimbangkan secara matang sebelum mengambil keputusan. Dalam waktu dekat, ia berencana melakukan perenungan dan istikharah selama beberapa hari ke depan sebelum menentukan langkah politiknya.

“Memang ada aspirasi dari bawah, tapi saya ingin memantapkan hati dulu. InsyaAllah dalam beberapa hari ke depan akan saya jawab,” katanya.

Rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KONI KBB pun diproyeksikan berlangsung sekitar bulan Mei 2026.

Ajang tersebut akan menjadi titik krusial dalam menentukan nahkoda baru yang diharapkan mampu membawa kemajuan signifikan bagi dunia olahraga di Bandung Barat.

Dalam pernyataannya, Agus menaruh harapan besar kepada kepengurusan selanjutnya agar mampu meningkatkan capaian prestasi olahraga.

Ia menyoroti posisi peringkat KBB yang sempat berada di posisi 8 dan meningkat ke posisi 6 sebagai pijakan awal untuk melangkah lebih tinggi.

“Ke depan, saya berharap Ketua KONI yang baru mampu membawa Bandung Barat ke peringkat yang lebih baik lagi. Olahraga adalah kebanggaan daerah, sehingga kepengurusan berikutnya harus lebih solid, lebih inovatif, dan lebih berprestasi dibanding periode 2022–2026,” tegasnya.

Dengan semangat regenerasi dan optimisme yang kuat, KONI Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang tidak hanya melanjutkan program yang ada, tetapi juga menghadirkan terobosan demi mengangkat martabat olahraga daerah ke level yang lebih tinggi.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me