Bandung Barat | InfoNesia.me // Pemerintah Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Ketua RT dan RW se-Desa Bojongkoneng yang digelar di Aula Desa Bojongkoneng, Senin (29/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh unsur kewilayahan desa, dengan jumlah peserta mencapai 20 Ketua RW dan 88 Ketua RT. Acara tersebut menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan peran strategis RT dan RW sebagai ujung tombak pelayanan publik dan penyambung informasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Kepala Desa Bojongkoneng, Tarmaya, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para Ketua RT dan RW terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta regulasi yang berlaku.


Menurutnya, pemahaman yang utuh dan seragam sangat penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kapasitas dan pengetahuan Ketua RT dan RW semakin meningkat, khususnya dalam memahami regulasi dan kebijakan yang berlaku saat ini. Dengan begitu, informasi yang diterima masyarakat benar-benar sesuai dengan aturan dan arahan pemerintah,” ujar Tarmaya.
Ia menegaskan, RT dan RW memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara pemerintah desa dan warga. Setiap informasi, program, maupun kebijakan yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga desa, harus dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat melalui RT dan RW.
Sebagai contoh konkret, Tarmaya menyoroti konsistensi pelaksanaan program Jumat Bersih (Jumsih) di Desa Bojongkoneng. Program ini, menurutnya, menjadi bukti nyata peran aktif RT dan RW dalam menggerakkan partisipasi warga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Alhamdulillah, di Desa Bojongkoneng program Jumsih berjalan konsisten setiap hari Jumat di masing-masing lingkungan. Ini tidak lepas dari peran Ketua RT dan RW yang mampu mengajak dan menggerakkan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, Pemerintah Desa Bojongkoneng berharap para Ketua RT dan RW semakin percaya diri, profesional, dan responsif dalam menjalankan tugasnya.
Dengan penguatan kapasitas aparatur kewilayahan, desa optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal, transparan, dan berkelanjutan.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






