InfoNesia.me | Lembang// dari adanya lokasi longsor di wilayah Lembang kini PJ Kepala Desa Kayuambon lakukan peninjauan longsor serta ambrolnya tembok sekolah. 16/05/2025

Hadir di kegiatan peninjauan tersebut diantaranya PJ Kepala Desa Kayuambon beserta jajaran, ketua RT/RW setempat, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas juga warga setempat.

Siti Maryam selaku PJ Kepala Desa Kayuambon menuturkan” kami dari pemerintahan desa Kayuambon mendapatkan laporan bawasannya di wilayah desa Kayuambon tepatnya di Kp Gadog RT 004/001 telah terjadinya longsor dimana kejadian tersebut berdampak kepada keluarga bapak Dedi Hernawan yang berjumlah 2 jiwa dimana rumahnya terseret longsor ke jurang sedalam 50 meter, dan tidak ada korban jiwa di kejadian ini,” tuturnya

” Menurut laporan dimana Dedi Hernawan (korban) merasakan rumahnya merasakan getaran dan mengeluarkan suara retakan dengan spontan korban langsung lari keluar dan tidak lama kemudian rumah tersebut terseret dan terbawa longsor ke jurang sedalam ±50meter, hal tersebut diakibatkan curah hujan yang tinggi selain itu juga karena tanah yang tidak stabil, kemiringannya ekstrim,”ujarnya.

member

” Adapun laporan kedua dari Kp Pangragajian RT 002/012 dimana tembok SDN 1 Kayuambon roboh dikarenakan derasnya air hujan dan hujan yang cukup lama sehingga tidak tertahan dan mengakibatkan tembok sekolah pun ambruk sepanjang 10 meter dengan ketinggian 3 meter,” pungkasnya.

” Kami dari pemerintahan desa menghimbau kepada seluruh warga masyarakat desa Kayuambon harus tetap waspada dalam keadaan apapun karena musibah bisa terjadi dimana saja dan kapan saja menimbang cuaca di Lembang sedang tidak bersahabat dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi, dan harus selalu menjaga lingkungan terutama tidak membuang sampah sembarangan untuk menghindari banjir dan lainnya.” Tutupnya

 

Jurnalis    : EL

Editor       : Infonesia. me