Bandung Barat | INFONESIA.Me //  Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sekaligus Kemah Restorasi Sekolah Kader 2025 di Kebon Pines, Cikole Lembang, Selama 3 hari termulai dari Hari Jumat sampai Minggu (29-31/08/2025)

Acara ini menjadi forum strategis dalam memperkuat konsolidasi, menyelaraskan arah kebijakan, dan meneguhkan komitmen menuju target besar politik Partai NasDem di 2029.

Pimpinan sidang, Lutfi, membuka sidang pleno dengan menyampaikan salam penghormatan kepada Ketua DPP, jajaran pengurus DPW, para ketua DPD, kader fungsional, serta seluruh peserta yang hadir.

“Sidang pleno umum ini merupakan forum tertinggi untuk menetapkan arah kebijakan organisasi DPW Partai NasDem Jawa Barat, menyelaraskan program kerja dengan garis besar kebijakan Rakernas, serta memperkuat konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik dan pembangunan daerah,” tegas Lufti.

Konsolidasi Hingga Tingkat Akar Rumput

member

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Muhammad Rahmat, menekankan pentingnya konsolidasi struktur partai hingga ke level DPRT berbasis TPS. Hal ini, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam memperkuat mesin partai menjelang kontestasi politik 2029.

“DPW telah menyelesaikan seluruh SK kepengurusan DPD hingga 2029 tanpa ada bongkar pasang. Semua pengurus yang hadir hari ini membawa SK baru. Selanjutnya, target kita adalah menuntaskan struktur hingga tingkat DPC dan DPRT berbasis TPS sebelum akhir 2026,” ujar Rahmat.

Rahmat juga menambahkan, semangat konsolidasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan membangun soliditas dan sinergitas lintas jenjang kepengurusan. “Jika seluruh struktur terbentuk hingga ke tingkat TPS, maka kita memiliki lebih dari 150 ribu penggerak partai yang menjadi mesin kemenangan di Jawa Barat,” tegasnya.

Komitmen Tiga Besar

Dalam forum ini, DPW, DPD, hingga DPRT menegaskan komitmennya untuk mewujudkan target Partai NasDem masuk tiga besar secara nasional maupun di Jawa Barat pada Pemilu 2029.

Strategi konsolidasi partai berbasis TPS diharapkan menjadi role model pembangunan struktur partai yang kuat dan berkelanjutan.

“Rakerwil ini menjadi momentum untuk memperkuat gerakan politik tanpa mahar, restorasi Indonesia, serta membangun kebersamaan dengan rakyat. Kami ingin Jawa Barat menjadi contoh nasional dalam menata struktur partai hingga level terbawah,” kata Rahmat.

Tema Rakerwil: Kemandirian Berpikir Demi Kemajuan Jawa Barat

Rakerwil kali ini mengangkat tema “Kemandirian Berpikir Demi Kemajuan Jawa Barat”. Tema ini menekankan pentingnya inovasi, keberanian dalam kearifan, kebebasan dalam keterikatan, serta solidaritas dalam membangun sinergi partai.

Acara berlangsung hingga 31 Agustus 2025 dengan agenda kemah restorasi, pembekalan kader, hingga simulasi konsolidasi lapangan. Seluruh peserta diwajibkan mengikuti rangkaian kegiatan secara penuh sebagai bentuk disiplin dan komitmen terhadap perjuangan partai.

“Komitmen ini bukan hanya milik DPW, melainkan tekad bersama seluruh pengurus, kader, dan simpatisan NasDem di Jawa Barat. Dengan konsolidasi yang rapi dan semangat restorasi, kita yakin mampu mewujudkan target tiga besar di 2029,” pungkas Rahmat.

 

Jurnalis  : An/Red

Editor     : Infonesia.Me