Bandung Barat | InfoNesia.me // Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, H. Muhamad Mahdi, akhirnya angkat bicara mengenai rencana rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat yang hingga kini masih dinantikan publik.
Ia menegaskan, proses tersebut bukan sekadar agenda administratif, melainkan langkah strategis yang harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak mengulang kesalahan masa lalu.
Menurut Mahdi, rotasi jabatan memang menjadi momentum penting untuk penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
Namun ia menilai Bupati tidak ingin gegabah mengambil keputusan. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kebijakan yang dilakukan terlalu cepat justru menimbulkan persoalan baru di internal pemerintahan.
Ia menyebutkan, kehati-hatian kepala daerah merupakan sikap yang patut diapresiasi, tetapi di sisi lain prosesnya juga tidak boleh berlarut-larut.
Karena itu, pihak legislatif terutama Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat terus mendorong agar tahapan rotasi dapat segera dituntaskan dengan mekanisme seleksi yang transparan, objektif, dan berbasis kompetensi.

Mahdi menjelaskan bahwa pada awalnya pengumuman rotasi pejabat direncanakan berlangsung di awal tahun. Namun sejumlah faktor, termasuk situasi bencana yang sempat terjadi, membuat agenda tersebut harus ditunda.
Meski demikian, komunikasi antara eksekutif dan legislatif disebut tetap berjalan intensif guna memastikan keputusan akhir benar-benar matang.
Ia juga mengungkapkan bahwa nama-nama kandidat pejabat sebenarnya sudah ada dalam daftar pertimbangan.
Saat ini prosesnya masih pada tahap penyaringan dan penilaian satu per satu untuk memastikan penempatan posisi sesuai kapasitas dan kebutuhan organisasi. Daftar tersebut, kata dia, masih dirahasiakan sampai keputusan resmi diumumkan.
Lebih jauh, Mahdi menegaskan pentingnya pelibatan DPRD dalam diskusi sebelum keputusan final ditetapkan.
Menurutnya, koordinasi itu bukan untuk mencampuri kewenangan eksekutif, melainkan memastikan kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan daerah dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.
Ia optimistis hasil rotasi nanti akan melahirkan komposisi pejabat terbaik yang mampu mempercepat pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Kami percaya keputusan yang diambil nanti adalah pilihan terbaik bagi masyarakat Bandung Barat,” ujarnya.
Dengan desakan publik yang semakin kuat, rotasi pejabat kini menjadi salah satu agenda yang paling dinanti. Banyak pihak berharap langkah tersebut dapat segera diumumkan agar roda birokrasi berjalan lebih efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






