Ciwidey, Kab Bandung|InfoNesia.me //  Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PDP Mustika Jaya/Villa Mustika Ciwidey menggelar pesta rakyat dan berbagai perlombaan tradisional di Jalan Citiwu, Kampung Cikoneng No. 25, Desa Alamendah, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 75 peserta yang terdiri dari karyawan Villa Mustika, rekan kerja, jajaran tim, serta keluarga besar PDP Mustika Jaya.

Pimpinan PDP Mustika Jaya, H. Deden Mulyana, mengatakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan telah dimulai sejak sehari sebelumnya melalui kegiatan bakti sosial. Puncak kegiatan kemudian diisi dengan berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan anak-anak hingga orang dewasa.

Tanamkan Tradisi dan Jiwa Kebangsaan Sejak Dini

H. Deden Mulyana menuturkan, perlombaan tradisional seperti balap karung dan balap kerupuk sengaja digelar untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan permainan rakyat yang dinilai mulai jarang ditemui di tengah masyarakat.

“Anak-anak sengaja dibiasakan dan dirutinkan dengan kegiatan lomba tradisional setiap tahun. Saat ini kegiatan perlombaan tradisional sudah mulai berkurang di masyarakat. Kami ingin mengingat kembali masa-masa dulu sekaligus memupuk jiwa kebangsaan sejak dini,” ujar H. Deden.

Sementara itu, peserta dewasa turut mengikuti sejumlah perlombaan, di antaranya tarik tambang, balap karung, balap kerupuk, pukul bantal, hingga panjat pinang.

Panjat pinang dikemas secara khusus di atas kolam dengan memperhatikan aspek keselamatan peserta, sehingga kemeriahan tetap berlangsung tanpa mengabaikan faktor keamanan.

Soroti Nasionalisme Generasi Muda

Di tengah kemeriahan peringatan HUT RI, H. Deden Mulyana juga menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dalam menjaga rasa nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu pesat serta kekecewaan sebagian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan menjadi tantangan tersendiri dalam mempertahankan rasa kebangsaan.

“Banyak masyarakat yang kecewa dengan kinerja pemerintah, sehingga dampaknya jiwa nasionalisme berkurang. Bahkan ada kecenderungan pemuda-pemuda sekarang memilih pindah atau mencari peluang di negara lain. Ini bentuk kritikan agar pemerintah bisa betul-betul mengagendakan dan mengakomodir aspirasi pemuda,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu memberikan rasa keadilan, kepastian hukum, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Jangan sampai hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jika hukum dimainkan dan perekonomian hanya dikuasai segelintir orang, masyarakat bisa marah,” katanya.

H. Deden berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan membangun optimisme bersama.

“Mudah-mudahan di momentum HUT RI ke-81 ini, Indonesia bisa lebih baik, lebih bersatu, bersih dari korupsi, dan menjunjung tinggi keadilan,” pungkasnya.

 

Jurnalis.  : Andri

Editor.     : InfoNesia.me