BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME // Warga kawasan Permata Tanimulya, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, sempat dibuat panik setelah fenomena angin puting beliung muncul dan melintas di sekitar area Borma Toserba Permata Cimahi pada siang hari, Minggu (7/6/2026).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB tersebut menarik perhatian warga karena pusaran angin terlihat berputar cukup kencang di sekitar kawasan permukiman dan pusat perbelanjaan.

Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian itu mengaku sempat khawatir dan segera mencari tempat yang lebih aman untuk menghindari kemungkinan terjadinya dampak yang lebih besar.

Menurut keterangan warga setempat, pusaran angin muncul secara tiba-tiba dan bergerak dalam durasi yang relatif singkat. Meski sempat menimbulkan kepanikan, angin puting beliung tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun kerusakan berarti pada bangunan dan fasilitas di sekitar lokasi.

“Anginnya berputar cukup kencang dan terlihat jelas dari kejauhan. Warga sempat panik karena khawatir membesar, tetapi kejadian itu hanya berlangsung beberapa menit. Alhamdulillah tidak ada korban dan tidak ada kerusakan yang signifikan,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Pasca kejadian, aparat lingkungan mulai dari Ketua RT, RW, hingga Pemerintah Desa Tanimulya langsung melakukan pemantauan dan pengecekan di sejumlah titik yang diduga dilintasi pusaran angin.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan kerusakan serius maupun laporan warga yang mengalami luka akibat peristiwa tersebut.

Aktivitas masyarakat yang sempat terganggu pun berangsur kembali normal setelah kondisi cuaca membaik. Warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Kepala Desa Tanimulya, Omin Sopandi S,Sos, mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati, terutama saat memasuki masa peralihan musim yang sering ditandai dengan hujan deras, petir, serta angin kencang yang datang secara tiba-tiba.

“Kami mengimbau warga agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Jika terjadi angin kencang atau tanda-tanda cuaca ekstrem, segera cari tempat yang aman dan hindari berada di bawah pohon atau bangunan yang berisiko,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih fluktuatif di wilayah Bandung Barat.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me