Bandung Barat | INFONESIA.ME // Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan pengajian dan tausyiah yang digelar Yayasan Azura Berkah Rezeki SPPG Pangauban, Batujajar, pada Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Deri Sulaiman yang memberikan tausyiah inspiratif di hadapan ratusan warga yang antusias mengikuti acara sejak awal hingga akhir.

Dalam kesempatan tersebut, Hendrik,sebagai owner sppg pengauban  menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ia mengapresiasi kehadiran berbagai pihak, termasuk tamu undangan dan insan media yang turut meliput kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, respon masyarakat sangat positif. Kami juga memohon doa dari Ustadz Deri Sulaiman agar program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi muda, khususnya dalam menciptakan anak bangsa yang tumbuh sehat, kuat, dan berkualitas,” ujar Hendrik.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah, termasuk mendoakan Presiden Republik Indonesia agar terus diberi kekuatan dalam menjalankan amanah pembangunan bangsa.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Selain tausyiah, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian makanan gratis bagi warga dan para tamu yang hadir. Hendrik menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud nyata kehadiran yayasan di tengah masyarakat.

Warga terlihat sangat bahagia, apalagi dengan kehadiran sejumlah tokoh dan hiburan yang turut meramaikan acara. Kami berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang luar biasa,” tambahnya.

Ke depan, pihak yayasan berharap SPPG Batujajar dapat menjadi percontohan di tingkat nasional, baik dari sisi pelayanan maupun kualitas program. Hendrik menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas, termasuk dalam hal pelayanan dan penyajian menu bagi masyarakat.

Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga dan perhatikan. Kami ingin memberikan yang terbaik, baik dari segi kesehatan, pelayanan, maupun program yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, sikap terbuka menjadi kunci untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Kegiatan ini pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me