Ngamprah|InfoNesia.me // Pemerintah Kecamatan Ngamprah terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa melalui peningkatan kapasitas dan inovasi berkelanjutan.
Hal ini diwujudkan melalui Workshop Inovasi Kemasan Produk Pangan dan Strategi Pemasaran yang digelar pada Selasa, 23 Desember 2025, bertempat di Aula BerAkhlak Kecamatan Ngamprah.
Mengawali kegiatan tersebut, Camat Ngamprah, Agnes Virganty, menyampaikan sapaan khas Sunda yang penuh kehangatan, “Sampurasun Wargi Ngamprah”, sebagai bentuk kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa penguatan UMKM desa merupakan salah satu pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi lokal yang berdaya saing di tengah tantangan era digital.
Workshop ini diikuti oleh para pelaku UMKM perwakilan dari seluruh desa se-Kecamatan Ngamprah, dengan fokus pada penguatan inovasi kemasan produk pangan serta strategi pemasaran yang adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.

Tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, kegiatan ini juga menanamkan pemahaman mengenai pentingnya nilai tambah produk, branding, serta pemanfaatan kanal pemasaran modern.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha. Kolaborasi ini bukanlah langkah pertama, melainkan rangkaian program berkelanjutan.
Sebelumnya, Desa Cimanggu telah berhasil memasarkan produk pangan lokalnya dalam ajang Karnival and Holyday Funfest bertema “Startupreneur in Digital Era” yang berlangsung pada 1–3 Desember 2025 di Gedung Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR).
Camat Ngamprah menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan Visi Bandung Barat Amanah, khususnya pada misi pertama, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Melalui kolaborasi bersama Fakultas Vokasi Universitas Parahyangan, Kecamatan Ngamprah secara konsisten mendorong pengembangan potensi wilayah melalui pendampingan inovasi yang aplikatif dan berorientasi keberlanjutan.
Komitmen ini juga diperkuat dengan kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan pada Selasa, 18 November 2025, di Kantor Kecamatan Ngamprah.
Saat itu, TP PKK Desa se-Kecamatan Ngamprah diundang untuk mengikuti workshop bertajuk “Pengolahan Produksi Pangan, Pengemasan, Manajemen Bisnis, dan Pemasaran Produk Labu Siam Menjadi Produk Unggulan Berkelanjutan”.
Kegiatan tersebut mendukung Gerakan Keluarga Indonesia dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pengelolaan ekonomi keluarga.
Melalui rangkaian program ini, Pemerintah Kecamatan Ngamprah berharap UMKM desa mampu menjawab tantangan zaman, meningkatkan daya saing produk lokal, serta menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Bandung Barat Amanah, Gaskeun!
Jurnalis. : An/Red
Editor. : InfoNesia.me






