MAJALENGKA – InfoNesia.me// Inisiatif baru lahir dari tokoh persepakbolaan di kabupaten bandung, Dadang Ismaya, yang secara resmi menggagas kegiatan Touring Sepak Bola Legenda PPM dengan sasaran utama wilayah Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. pada minggu 02/08/2026. Kegiatan ini memadukan semangat olahraga, silaturahmi, dan penghormatan terhadap sejarah serta tokoh-tokoh sepak bola legendaris yang pernah mengharumkan nama daerah, yang dalam gelaran ini turut mengangkat nama besar Abuja sebagai ikon kebanggaan dan simbol kebersamaan.
Dadang Ismaya menyampaikan, touring ini bukan sekadar perjalanan atau pertandingan biasa, melainkan langkah nyata untuk menyalakan kembali semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga sepak bola yang sarat nilai sejarah. “Kami ingin membawa semangat dan kenangan indah dari para tokoh pendiri dan legenda ke tengah-tengah masyarakat, khususnya di Jatitujuh yang kami yakini memiliki potensi dan semangat luar biasa dalam bidang olahraga,” ujar Dadang Ismaya.
Dalam gelaran ini, nama Abuja diangkat sebagai simbol kebanggaan dan semangat persatuan. Diharapkan kehadiran tim sepak bola legenda PPM dapat menjadi ajang pertemuan lintas generasi , para pendukung lama bernostalgia menyaksikan aksi-aksi klasik, sementara generasi muda dapat meneladani sportivitas, kerja sama tim, dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan para tokoh legendaris tersebut.
“Melalui touring ini, kami ingin pesan utamanya adalah: bersatu, berprestasi, dan terus menjaga silaturahmi sebagaimana yang dicontohkan para pendahulu kita. Semangat Abuja dan semangat PPM harus terus hidup di dada setiap pecinta olahraga, khususnya di tanah Majalengka,” tambahnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Jatitujuh, yang tak sabar menantikan aksi-aksi menarik dari para pemain legenda. Dadang Ismaya berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan, menjadi jembatan silaturahmi antarwarga, sekaligus memacu lahirnya bibit-bibit berbakat baru di Jatitujuh dan seluruh penjuru Majalengka demi kejayaan sepak bola daerah di masa mendatang.” Pungkasnya.

Yans.








