Bandung Barat | InfoNesia.me // Wakil Ketua DPR RI sekaligus Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat), Dr. H. Cucun A. Syamsurijal, M.A.P., menggelar kegiatan Reses V Masa Persidangan Tahun Sidang 2025–2026 pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di Gedung Serba Guna Kantor PGRI Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Cucun menegaskan bahwa momentum reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat melalui Rumah Aspirasi yang dapat diakses kapan saja.

Menurutnya, setiap anggota DPR RI memiliki Rumah Aspirasi sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, baik yang berkaitan dengan pelayanan publik maupun kondisi darurat yang membutuhkan perhatian segera.

Rumah Aspirasi bukan hanya dibuka saat reses. Kapan pun masyarakat memiliki persoalan yang perlu disampaikan, pintu kami selalu terbuka. PKB bukan partai politik yang hadir hanya lima tahunan saat pemilu, tetapi harus selalu hadir di tengah masyarakat,” tegas Cucun.»

Ia juga mengajak seluruh struktur Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bandung Barat, mulai dari DPC, DPAC hingga seluruh kader, untuk aktif menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

member

Menurutnya, seluruh jaringan partai harus menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah agar setiap persoalan dapat segera ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan tersebut, Cucun memaparkan sejumlah program yang telah dan akan terus diperjuangkan, di antaranya peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Salah satu program yang menjadi perhatian utamanya adalah bedah rumah di Kabupaten Bandung Barat. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah terealisasi sekitar 500 unit rumah, sementara usulan baru sebanyak 250 unit telah masuk ke tahap survei.

“Saya menargetkan sampai 1.000 rumah dapat dibedah di Kabupaten Bandung Barat. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran kami untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak,” ujarnya.

Selain itu, Cucun mengatakan dirinya kini lebih memfokuskan bantuan yang langsung dirasakan masyarakat, seperti bantuan pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) bagi mahasiswa maupun pelajar yang memenuhi syarat, serta berbagai bentuk bantuan sosial lainnya melalui jaringan yang telah dibangun bersama struktur PKB.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu bingung untuk menyampaikan keluhan karena Rumah Aspirasi telah didukung oleh sekretariat serta jaringan komunikasi, termasuk grup WhatsApp di setiap wilayah.

“Jika ada rumah roboh, kebakaran, masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan namun belum memiliki BPJS PBI, atau persoalan lainnya, sampaikan kepada kami melalui jaringan yang ada. Kami akan mencari solusi dan hadir melayani masyarakat,” katanya.

Menurut Cucun, pelaksanaan reses merupakan amanat konstitusi yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung untuk kemudian dibawa ke DPR RI sebagai bahan pembahasan dan perjuangan dalam penyusunan kebijakan nasional.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PKB Kabupaten Bandung Barat, anggota DPRD dari Fraksi PKB, para pengurus tingkat kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me