BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME // Sebanyak 38 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Tahun 2026 resmi dikukuhkan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, pengukuhan tersebut tidak dimaknai sekadar sebagai prosesi seremonial menjelang upacara kemerdekaan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menaruh harapan besar agar para anggota Paskibraka mampu menjadi generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap bangsa dan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail saat mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail dalam prosesi pengukuhan Paskibraka KBB Tahun 2026, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Di hadapan para anggota Paskibraka, Asep menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada mereka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

member

Kepercayaan yang diberikan sebagai anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan, sekaligus amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Asep dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, keberhasilan seorang anggota Paskibraka tidak hanya diukur dari kesuksesan menjalankan tugas saat upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus.

Ikrar yang telah diucapkan serta prosesi mencium Bendera Merah Putih, kata Asep, harus menjadi awal untuk semakin menanamkan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tugas Paskibraka tidak berhenti pada pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026,” tegasnya.

Asep menjelaskan, proses pembinaan Paskibraka selama ini telah menanamkan berbagai nilai penting, mulai dari nasionalisme, patriotisme, kepeloporan, kedisiplinan hingga kepemimpinan.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera selesai, tetapi mampu diterapkan di lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai putra-putri terbaik Bandung Barat, 38 anggota Paskibraka tersebut diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

Mereka juga dituntut memiliki mental yang kuat, disiplin, semangat berprestasi, serta kepedulian terhadap kemajuan bangsa dan daerah.

Jadilah generasi yang tidak hanya bangga mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” kata Asep.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui kegiatan seremonial setiap tahun. Makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja keras, semangat gotong royong, integritas, dan kontribusi nyata dalam pembangunan.

Karena itu, Paskibraka diharapkan tidak hanya menjadi simbol dalam setiap peringatan kemerdekaan, tetapi tumbuh menjadi generasi penerus pembangunan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Mereka harus tumbuh menjadi generasi penerus pembangunan yang memiliki karakter kuat, berintegritas, mampu bekerja sama, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Asep juga berharap para anggota Paskibraka dapat menjadi bagian dari generasi muda yang mendukung visi pembangunan Bandung Barat AMANAH, yakni Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis.

“Kami berharap adik-adik Paskibraka dapat terus menjadi generasi penerus pembangunan yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan mampu berkolaborasi untuk membangun Bandung Barat yang AMANAH,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asep turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga, terutama para orang tua anggota Paskibraka. Menurutnya, keberhasilan para peserta hingga sampai pada tahap pengukuhan tidak terlepas dari doa, dukungan, serta motivasi keluarga selama proses pembinaan.

Apresiasi juga disampaikan kepada para pembina, pembimbing, pamong, pelatih, panitia, serta Sesko TNI AU Lembang yang telah mencurahkan waktu, tenaga, kesabaran, dan dedikasi dalam membentuk para calon pengibar bendera.

Dukungan dari pihak sekolah juga dinilai menjadi bagian penting dalam keberhasilan proses pembinaan para anggota Paskibraka.

Asep berharap seluruh pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan tidak hanya menjadi kenangan dalam sebuah prosesi kemerdekaan, tetapi menjadi bekal berharga untuk menghadapi masa depan.

Ia pun berpesan agar seluruh anggota Paskibraka terus menjaga kekompakan, kedisiplinan, nama baik, serta tidak berhenti mengejar prestasi.

Jaga kekompakan, jaga kedisiplinan, jaga nama baik, dan teruslah berprestasi,” tandas Asep.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me