BANDUNG BARAT | InfoNesia.me // Komitmen pemberantasan dan pencegahan tindak pidana korupsi mendapat angin segar. Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Bandung Barat (LAKI KBB) mengapresiasi sikap tegas Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Si., yang dinilai menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga integritas institusi kepolisian.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah LAKI KBB melakukan diskusi terkait perilaku koruptif di wilayah Kabupaten Bandung Barat bersama jajaran Polres Cimahi, Jumat (21/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Cimahi didampingi Wakapolres Cimahi Kompol Zulkarnaen, S.H., S.I.K., M.I.K., serta jajaran terkait, termasuk Kasat Intelkam dan Kasat Tipikor.

Sementara dari LAKI KBB hadir Ketua Gunawan Rasyid, Sekretaris Dadan Suryansyah, serta Bendahara Ai Rahayu.

Pertemuan diawali dengan silaturahmi dan pengenalan organisasi LAKI KBB, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai sejumlah dugaan modus serta perilaku koruptif yang diduga melibatkan oknum aparatur sipil negara (ASN) maupun oknum anggota DPRD.

member

Yang menjadi sorotan sekaligus mendapat apresiasi LAKI KBB adalah pernyataan tegas Kapolres Cimahi terkait penggunaan dan pengelolaan anggaran daerah.

Dalam memberikan tanggapan, AKBP Moh. Faruk Rozi menegaskan bahwa dirinya bersama jajaran Polres Cimahi tidak ingin bersinggungan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik APBD Kota Cimahi maupun Kabupaten Bandung Barat.

Bagi LAKI KBB, sikap tersebut bukan sekadar pernyataan, melainkan menunjukkan pentingnya menjaga jarak institusi penegak hukum dari kepentingan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Ketegasan seorang Kapolres seperti ini tentu menjadi angin segar sekaligus penguat bagi kami untuk terus konsisten melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bandung Barat,” ujar Gunawan Rasyid.

Dalam diskusi tersebut, LAKI KBB juga menyampaikan sejumlah persoalan yang tengah menjadi perhatian, termasuk dinamika rencana kerja perangkat daerah serta dugaan pola intervensi program yang dikaitkan dengan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.

Menanggapi pemaparan tersebut, Kapolres Cimahi secara langsung meminta Kasat Tipikor untuk segera melakukan koordinasi dengan LAKI KBB guna menindaklanjuti informasi yang disampaikan.

Menurut Gunawan, karakter kepemimpinan AKBP Moh. Faruk Rozi juga menjadi perhatian tersendiri. Ia menilai gaya komunikasi Kapolres yang tegas, lugas dan tidak bertele-tele, namun tetap humanis, mencerminkan sosok aparat yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

“Unik memang, Kapolres yang satu ini gaya bicaranya tegas, lugas dan tidak bertele-tele, tetapi tetap humanis. Ini menunjukkan karakter sebagai pelayan masyarakat, sehingga kami merasa terlindungi dan terayomi,” ungkapnya.

LAKI KBB berharap komunikasi dan koordinasi dengan jajaran Polres Cimahi dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong pencegahan potensi tindak pidana korupsi sejak dini.

Di akhir pertemuan, LAKI KBB menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Cimahi beserta jajaran atas penerimaan dan suasana silaturahmi yang dinilai hangat.

Pemberian vandel atas nama Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi dengan tagline “Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas dan Kerja Tuntas” juga menjadi simbol perekat hubungan sekaligus motivasi bagi LAKI KBB untuk terus menjalankan agenda pemberantasan dan pencegahan korupsi.

“Vandel ini menjadi motivasi bagi kami untuk tetap konsisten dalam kegiatan pemberantasan dan pencegahan tindak pidana korupsi,” pungkas Gunawan Rasyid.

 

Jurnalis.  : An

Editor.     : InfoNesia.me