Sindangkerta ,KBB | INFONESIA.ME // Upaya mempercepat penurunan angka stunting terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Salah satu langkah inovatif yang kini digulirkan yakni Program SI GANTENG (Sindangkerta Bergerak Atasi Stunting), sebuah strategi penanganan stunting yang menitikberatkan pada pemetaan risiko dan kebutuhan setiap anak secara lebih spesifik.

Program tersebut dirancang dengan prinsip bahwa persoalan stunting tidak bisa ditangani menggunakan satu pola intervensi yang sama untuk seluruh anak.

Sebab, setiap keluarga maupun anak memiliki latar belakang dan faktor risiko yang berbeda, mulai dari persoalan asupan gizi, infeksi berulang, sanitasi, pola pengasuhan, kondisi sosial ekonomi, hingga kesehatan ibu sejak masa kehamilan.

Melalui SI GANTENG, pemerintah mengusung semangat “Satu Anak, Satu Profil Risiko, Satu Solusi Tepat.” Pendekatan ini diharapkan mampu membuat penanganan stunting lebih terarah karena intervensi diberikan berdasarkan persoalan yang benar-benar dihadapi masing-masing anak dan keluarga.

Camat Sindangkerta menegaskan, percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader, sektor pendidikan, tokoh masyarakat hingga keluarga harus berjalan bersama karena tumbuh kembang anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kesehatan, tetapi juga lingkungan dan perilaku sehari-hari.

member

Dalam pelaksanaannya, SI GANTENG memiliki tiga fondasi utama.

1. Risk Stratification, yakni melakukan pemetaan untuk mengetahui faktor risiko yang paling dominan pada setiap anak.

2. Determinant-Based Personalized Management, yaitu menyusun langkah penanganan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing keluarga.

3. Predictive Monitoring, berupa pemantauan pertumbuhan anak secara berkala sehingga perkembangan anak dapat diketahui lebih cepat dan tindakan lanjutan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Dengan pola tersebut, intervensi tidak lagi dilakukan secara seragam. Keluarga yang menghadapi persoalan sanitasi, misalnya, membutuhkan pendampingan yang berbeda dengan keluarga yang memiliki kendala pola makan, pengasuhan maupun kondisi sosial ekonomi.

Konsep ini sejalan dengan pendekatan Precision Public Health, yang mendorong pelayanan kesehatan masyarakat berbasis data, lebih personal, sekaligus mengutamakan langkah pencegahan sebelum persoalan berkembang menjadi lebih serius.

Tak hanya berfokus pada aspek gizi dan kesehatan, SI GANTENG juga mendorong penguatan komitmen pimpinan wilayah, perubahan perilaku masyarakat, kerja sama lintas sektor serta sistem monitoring dan evaluasi yang lebih akurat.

Pemerintah Kecamatan Sindangkerta berharap inovasi tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pertumbuhan anak, mempercepat catch-up growth, menekan kasus stunting yang sudah ada, sekaligus mencegah munculnya kasus baru.

Program SI GANTENG pun tidak hanya ditempatkan sebagai program pemerintah, tetapi diarahkan menjadi gerakan bersama masyarakat. Sebab, keberhasilan mencegah dan menangani stunting membutuhkan kepedulian seluruh elemen, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama bagi tumbuh kembang anak.

Dari Sindangkerta, semangat itu kini digaungkan melalui satu pesan kuat: anak sehat hari ini adalah investasi bagi lahirnya generasi hebat di masa depan.

SI GANTENG Bergerak, Sindangkerta Melangkah, Generasi Sehat Menjadi Harapan.”