BANDUNG BARAT | INFONESIA.ME //  Potensi pariwisata Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali mendapat peluang untuk menembus pasar internasional. Kali ini, pintu tersebut dibuka melalui langkah seorang pengusaha asal Bandung Barat, Tita Roswati Ferarri, yang mempertemukan pelaku industri pariwisata Dubai dengan dunia usaha dan sektor pariwisata di Kabupaten Bandung Barat.

Tita Roswati Ferarri, yang juga menjabat sebagai Komtap Pariwisata KADIN Kabupaten Bandung Barat, menjadi salah satu penggerak dalam menghadirkan delegasi industri pariwisata Dubai ke Bandung Barat melalui agenda Business Matching and Famtrip Dubai–Indonesia.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun konektivitas bisnis secara langsung antara pelaku usaha pariwisata Bandung Barat dengan jaringan industri perjalanan dan pariwisata yang memiliki pasar di kawasan Timur Tengah.

Bagi Tita, memperkenalkan destinasi wisata Bandung Barat kepada calon wisatawan mancanegara tidak cukup hanya melalui promosi. Menurutnya, diperlukan jaringan bisnis yang dapat menghubungkan destinasi dengan perusahaan perjalanan di negara asal wisatawan.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Tita memanfaatkan jejaring bisnis yang dimilikinya untuk membuka komunikasi dengan sejumlah pelaku industri pariwisata dari Dubai.

member

Tita sendiri merupakan pemilik PT. Panglima Gemilang 7 Saudara dan PT. Tabung Jumrah Wisata Semesta (TJWS). Selama kurang lebih 12 tahun, PT. Tabung Jumrah Wisata Semesta telah bergerak dalam bisnis land arrangement untuk perjalanan Haji dan Umrah serta layanan land tour and travel.

Pengalaman panjang di dunia perjalanan tersebut menjadi salah satu modal bagi Tita untuk melihat peluang kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Dubai, khususnya dalam pengembangan perjalanan wisata.

Melalui agenda yang digagasnya, delegasi Dubai tidak hanya diajak melihat destinasi wisata, tetapi diperkenalkan secara langsung dengan potensi bisnis pariwisata Bandung Barat, khususnya kawasan Lembang.

Kehadiran delegasi tersebut mendapat sambutan dari Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, bersama Ketua KADIN Kabupaten Bandung Barat Dr. H. Syamsul Maarief, M.Pd. dan Ketua BPC PHRI Kabupaten Bandung Barat Eko Suprianto.

Agenda penyambutan di Dusun Bambu menjadi salah satu ruang pertemuan untuk memperkenalkan kekuatan pariwisata Lembang, mulai dari wisata alam, akomodasi, kuliner, hospitality hingga berbagai atraksi yang dapat dikembangkan menjadi produk wisata bagi pasar internasional.

Tita tidak datang hanya membawa gagasan promosi destinasi. Ia juga membuka kemungkinan kerja sama bisnis secara dua arah.

Skemanya, ketika wisatawan dari Dubai berkunjung ke Indonesia, PT. Tabung Jumrah Wisata Semesta dapat berperan dalam menyediakan kebutuhan land arrangement, perjalanan, transportasi, akomodasi maupun paket wisata di Bandung Barat dan sejumlah destinasi lainnya.

Sebaliknya, ketika wisatawan Indonesia melakukan perjalanan ke Dubai, jaringan perusahaan perjalanan yang hadir dalam delegasi dapat menjadi mitra lokal untuk menangani kebutuhan land arrangement selama berada di Dubai.

Dengan demikian, hubungan bisnis yang dibangun tidak berhenti pada kunjungan wisata, melainkan diarahkan menuju pola business-to-business partnership antara perusahaan perjalanan Indonesia dan Dubai.

“Harapannya bukan hanya delegasi Dubai datang melihat Lembang, tetapi setelah mereka mengenal potensi kita, ada kerja sama bisnis yang nyata. Ketika wisatawan Dubai datang ke Indonesia, kita bisa menjadi partner mereka untuk kebutuhan land arrangement dan perjalanan di sini. Sebaliknya, ketika kita membawa wisatawan Indonesia ke Dubai, kita juga dapat bekerja sama dengan travel partner di Dubai untuk kebutuhan land arrangement di sana,” ujar Tita.

Delegasi yang hadir berasal dari berbagai sektor industri perjalanan, penerbangan, pariwisata dan media. Di antaranya Mr. Jayantha Abeysinghe, Regional Manager Middle East SriLankan Airlines; Mr. V. Jayaram, Managing Director Sharaf Travels; Mr. Kumar Jagadeesan, General Manager ANTA; Mr. Mehboob Rehman, Head of Leisure ITL Travels; Mr. Asim Arshad, CEO Orient Travels; Mr. Dhaundiyal Anshuman, Manager Holidays Rayna Travels; Mr. Godfrey Lopez, Manager Operations Uranus Travels; Mr. Muhammad Faizan, Business Development Manager Vista Maritime Travel Tourism; Mrs. Puyod Ma Caridad, Senior Journalist Gulf Today; serta Mr. Yudha Rahma Dani, Indonesian Consulate Staff.

Keterlibatan KADIN KBB dan PHRI KBB turut memperkuat agenda tersebut. KADIN KBB berperan dalam memperluas hubungan antarpelaku usaha serta membuka ruang komunikasi bisnis dengan jaringan internasional. Sementara PHRI KBB memperkuat keterlibatan sektor hotel, restoran dan hospitality sebagai bagian dari ekosistem pariwisata daerah.

Bagi Tita, peluang terbesar justru terletak pada tindak lanjut setelah delegasi kembali ke Dubai. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal komunikasi yang lebih intensif antara pelaku usaha kedua negara.

Pasalnya, terbukanya akses menuju jaringan industri perjalanan Dubai dapat memberikan ruang bagi produk wisata Bandung Barat untuk diperkenalkan kepada pasar yang lebih luas.

Tidak hanya Lembang, potensi destinasi lain di Bandung Barat juga berpeluang dikemas menjadi produk wisata yang dapat ditawarkan melalui jaringan travel agent dan tour operator internasional.

Karena itu, peran pengusaha lokal seperti Tita menjadi penting dalam menjembatani potensi daerah dengan jaringan bisnis di luar negeri.

Melalui jejaring yang dibangun, Bandung Barat tidak hanya menunggu wisatawan datang, tetapi mulai membuka jalur komunikasi bisnis dengan pihak yang memiliki akses langsung terhadap pasar wisatawan internasional.

Langkah Tita Roswati Ferarri bersama KADIN KBB dan PHRI KBB tersebut diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi penguatan industri pariwisata Bandung Barat, sekaligus membuka peluang lahirnya kerja sama baru di bidang perjalanan, hospitality, paket wisata, land arrangement hingga investasi.

Dengan terbukanya komunikasi bersama pelaku industri pariwisata Dubai, potensi Bandung Barat kini memiliki ruang untuk diperkenalkan lebih jauh kepada pasar internasional melalui jalur bisnis yang lebih konkret dan terhubung langsung.

 

Jurnalis.  : An/Red

Editor.     : InfoNesia.me