SOREANG, Bandung | INFONesia.me // Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menggelar agenda Pembinaan Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU) Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Sutan Raja Hotel and Convention Centre Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tahunan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan jamaah, serta akuntabilitas tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di wilayah Jawa Barat.

Agenda ini turut menghadirkan arahan langsung dari jajaran pimpinan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, termasuk Menteri Haji dan Umrah RI, Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf.

Dalam pembinaan tersebut, penekanan utama diberikan pada kepatuhan regulasi guna memastikan seluruh PPIU beroperasi secara legal dan memenuhi hak-hak jamaah mulai dari keberangkatan, akomodasi di Tanah Suci, hingga kepulangan.

Selain itu, pemerintah mendorong penguatan pengawasan berbasis digital untuk meminimalisasi risiko kendala operasional serta menindak tegas praktek travel ilegal atau pengepul tanpa izin.

Mendorong Kolaborasi Daerah dan Edukasi Jamaah

Direktur PT Sukses Kaamil Lantaburo (SKL), K.H. Ikbal Syihabudin, yang hadir langsung sebagai perwakilan PPIU dari Kabupaten Ciamis, menyambut baik dan mengapresiasi arahan serta regulasi baru dari kementerian.

Menurutnya, aturan-aturan baru tersebut hadir untuk mempermudah operasional sekaligus menjamin keselamatan serta kenyamanan jamaah.

Alhamdulillah hari ini, 28 Juli 2026, kita mengikuti pelaksanaan pembinaan PPIU ibadah umrah. Banyak hal dan regulasi baru yang sebenarnya mempermudah dan menjamin keselamatan. Salah satu yang ditegaskan adalah penindakan terhadap pengepul tanpa izin serta oknum yang menyalahgunakan aturan, seperti salah kaprah penggunaan konsep umrah mandiri untuk mengumpulkan massa,” ujar K.H. Ikbal Syihabudin.

Lebih lanjut, K.H. Ikbal menjelaskan bahwa di Kabupaten Ciamis sendiri saat ini baru ada dua travel resmi berizin PPIU, salah satunya adalah PT Sukses Kaamil Lantaburo (SKL) yang berlokasi di Ponpes Miftahul Huda II, Bayasari, Jatinagara, Ciamis. PT SKL sendiri berada di bawah naungan Komisaris Hj. Lilis Kholisoh dan Direktur K.H. Ikbal Syihabudin.

Nilai Utama dan Sinergi untuk Ekonomi Ciamis

Dalam menjalankan tata kelola travel haji dan umrah, PT SKL memegang teguh empat nilai utama:

1.Siddiq: Jujur dan benar dalam pengelolaan.

2.Amanah: Terpercaya dalam menunaikan amanah sebagai pelayan Dhuyufurrahman (tamu-tamu Allah).

3.Tabligh: Transparan dalam menyampaikan seluruh fasilitas dan regulasi.

4.Fathonah: Cerdas dalam berkolaborasi dan mengedukasi masyarakat.

PT SKL juga terus berkolaborasi dengan Kasi Haji Kementerian Agama di tingkat kabupaten maupun provinsi. Langkah ini dilakukan agar jamaah asal Ciamis merasa lebih nyaman, aman, dan memprioritaskan travel resmi dari daerahnya sendiri, yang pada akhirnya turut memutar roda perekonomian daerah Ciamis agar lebih maju.

“Komitmen kami sebagai PPIU resmi adalah menjadi Khadimul Haramain pelayan bagi tamu-tamu Allah. Semoga pembinaan ini memberikan wawasan yang lebih luas dan bermanfaat, khususnya bagi masyarakat serta calon jamaah umrah di Jawa Barat dan Kabupaten Ciamis,” pungkas K.H. Ikbal.

 

Jurnalis    : Fajar 

Editor.   : InfoNesia.me