Sukabumi – InfoNesia.me// Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukabumi sukses menggelar kegiatan akbar Festival Pencak Silat Pantai Minajaya Cup I Tingkat Kabupaten Sukabumi.
Acara yang memadukan keindahan alam dan kelestarian tradisi ini dilangsungkan secara meriah di kawasan objek destinasi wisata Pantai Minajaya, Jampang Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (26/09/2026).
Perhelatan budaya ini dihadiri langsung dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas Pariwisata serta Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut jajaran Pengurus IPSI Kabupaten Sukabumi, Pengurus IPSI Kecamatan, serta ratusan pendekar dari berbagai perguruan pencak silat se-Kabupaten Sukabumi.
Diketahui juga, Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan para atlet dari berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan selama 2 hari mulai hari Sabtu hingga Minggu, (26-27/09/2026).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., menyampaikan bahwa instansinya mendapatkan anugerah dan penghormatan besar untuk turut hadir sekaligus membuka kejuaraan festival ini.

Dirinya mengaku sangat bahagia karena kegiatan berskala kabupaten tersebut ditempatkan di salah satu destinasi wisata unggulan milik pemerintah daerah.
Menurut Ali Iskandar, perpaduan antara keindahan alam pantai dan kekayaan tradisi lokal merupakan langkah yang sangat strategis untuk mendongkrak pariwisata daerah.
Pihak Dinas Pariwisata sadar betul bahwa sebuah atraksi, event, serta seni budaya merupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dari daya tarik wisata Kabupaten Sukabumi.
Oleh karena itu, Ali Iskandar menegaskan tidak ada alasan bagi kedinasan untuk tidak memberikan dukungan penuh terhadap potensi budaya yang dikembangkan oleh IPSI.
“Kami dari Dinas Pariwisata mendapatkan anugerah dan penghormatan untuk turut hadir sekaligus membuka kegiatan kejuaraan festival pencak silat pantai Minajaya cup I,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak membiarkan potensi kebudayaan lokal berjalan sendiri tanpa adanya fasilitas yang memadai.
“Atau membiarkan potensi budaya yang dikembangkan oleh IPSI Kabupaten Sukabumi dalam bentuk festival untuk tidak kami dukung, pastinya kita dukung. Sesuatu yang membuat kami jadi bahagia,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ali Iskandar mengingatkan bahwa motivasi utama dalam kegiatan ini tidak sekadar berfokus pada gerakan fisik semata.
Hal yang paling krusial bagi seorang pesilat adalah bagaimana mereka mampu menghadirkan rasa, jiwa, dan penjiwaan yang mendalam di dalam setiap jurus pencak silat yang ditampilkan.
Pencak silat, lanjutnya, adalah warisan budaya luhur dari nenek moyang yang diolah dan ditata ke dalam diri setiap insan sejak zaman dahulu.
Melalui proses olah rasa ini, diharapkan lahir pribadi-pribadi yang nyata mencerminkan karakter asli, sopan santun, dan ketangguhan orang Sunda atau masyarakat Sukabumi.
Kehadiran para pendekar di tengah masyarakat diharapkan mampu membawa kemanfaatan yang nyata serta ikut aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Festival ini juga menjadi benteng pertahanan budaya agar warisan berharga ini dapat diturunkan dengan baik kepada generasi anak-anak agar pencak silat tetap jaya.
Pemerintah daerah berharap kegiatan seperti ini mampu memicu effort dan dukungan dari semua pihak guna mencetak iklim kompetisi yang sehat dan kondusif.
Dengan adanya komitmen bersama, olahraga bela diri asli Indonesia ini akan terus tumbuh berkembang dan tidak lagi dianggap sebelah mata oleh masyarakat modern.
Melalui festival pencak silat yang diselenggarakan di alam terbuka seperti Pantai Minajaya ini, ruang publik beralih fungsi menjadi sarana edukasi yang efektif.
Tempat wisata ini bertransformasi menjadi wadah yang sangat baik untuk menjaring sekaligus mengembangkan bakat-bakat dari para atlet baru di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Sementara itu, Ketua Harian IPSI Kabupaten Sukabumi, AKP Eko Ari Cahyono S.H.,M.H. yang hadir mewakili Ketua Umum IPSI Kabupaten Sukabumi, memberikan pemaparan senada.
- Ia pun menilai kejuaraan festival pantai edisi pertama ini merupakan sebuah event yang sangat bagus bagi kemajuan organisasi, khususnya di bidang seni budaya.
Ia menambahkan juga bahwa esensi dari ajang ini juga mencakup aspek penting lainnya, yakni sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual para atlet. Selain menggelar festival kompetisi,
Momen bersejarah ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat struktur organisasi IPSI hingga ke tingkat akar rumput.
Secara resmi, IPSI Kabupaten Sukabumi meresmikan dan mengukuhkan 10 Pengurus IPSI tingkat kecamatan yang berada di wilayah kerja 6.
Langkah ini diambil dengan harapan besar agar dapat menumbuhkan minat serta keinginan kuat dari generasi muda setempat untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya pencak silat.
Pihak kepengurusan IPSI Kabupaten Sukabumi juga menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses berkat kerja keras dari seluruh panitia dan bisa berkelanjutan ke Minajaya Cup II, III dan lainnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi insan pencak silat terutama untuk Kabupaten Sukabumi dalam pengembangan pencak silat khususnya bidang seni budaya,” harapnya.
Kepada para pesilat dan atlet yang tampil, Eko Ary Cahyono menitipkan pesan motivasi agar mereka terus konsisten mengembangkan kemampuan diri masing-masing.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam sebuah kompetisi, hasil akhir berupa menang atau kalah adalah hal yang biasa dan harus disikapi dengan bijaksana.
“Kembangkan diri masing-masing, terus berlatih dan berjuang dan menang kalah adalah bonus atau anugerah, tentunya jangan berkecil hati bagi yang kalah dan bagi yang menang tidak boleh jumawa,” jelasnya.
Selain itu Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari perhelatan ini adalah murni untuk pengembangan kebudayaan, seni, dan tradisi lokal secara berkelanjutan.
Bagi para atlet yang belum mendapatkan hasil bagus hari ini, diminta untuk tidak berkecil hati karena peluang berprestasi di tingkat nasional hingga internasional masih terbuka lebar.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia sekaligus Ketua Bidang Seni dan Budaya IPSI Kabupaten Sukabumi, Gunawan, menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
Dirinya bersyukur karena Festival Pencak Silat Pantai Minajaya Cup I dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan kolaborasi erat Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan pemuda dan olahraga.
Pihak panitia menaruh harapan besar agar Dinas Pariwisata serta Disbudpora Kabupaten Sukabumi bersedia memberikan dukungan yang berkelanjutan.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, desa berkut juga IPSI Kabupaten, Kecamatan dan Paguron telah mensupport para atletnya mengikuti kegiatan ini.
“Hal ini dikarenakan IPSI Kabupaten Sukabumi sudah merencanakan agenda jangka panjang untuk menggulirkan kompetisi lanjutan, yakni Minajaya Cup II dan seterusnya,” ujarnya.
Sebagai penutup, Gunawan mengimbau para pelatih, kepala kontingen, dan ketua perguruan agar terus memotivasi serta menambah jumlah atletnya pada event mendatang.
“Kepada pengurus, saya berharap agar lebih solid dan lebih terbuka lagi dengan persiapan-persiapan yang lebih matang untuk kegiatan-kegiatan seperti ini di masa mendatang” pungkasnya.
Yans.







